Tunisia Terapkan Pasal Pembunuhan pada Pasien Covid-19 yang Membandel

Senin, 13 April 2020 - 15:53 WIB
loading...
Tunisia Terapkan Pasal...
Tunisia memperingatkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 dapat dituntut atas pembunuhan, jika diketahui menginfeksi orang lain dengan tidak mematuhi instruksi Kementerian Kesehatan. Foto/Reuters
A A A
TUNIS - Kementerian Dalam Negeri Tunisia memperingatkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 dapat dituntut atas pembunuhan. Mereka dapat dituntut jika diketahui menginfeksi orang lain dengan tidak mematuhi instruksi Kementerian Kesehatan.

"Jika seseorang yang sakit tidak melakukan isolasi sendiri seperti yang dipersyaratkan sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan dan mereka menginfeksi orang lain, kami akan mengejarnya di bawah hukum pidana," kata Menteri Dalam Negeri Tunisia, Hichem Mechich.

"Jika kontaminasi silang itu mengakibatkan kematian, mereka dapat dituntut karena pembunuhan," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (13/4/2020).

Sejak 5 April, tiga hotel di Tunisia telah dilengkapi peralatan untuk merawat hingga 1.500 pasien coronavirus di luar rumah sakit. Sekitar 120 orang saat ini tinggal di hotel-hotel itu. Tetapi beberapa orang yang terinfeksi enggan tetap berada di karantina.

"Kami akan ketat dalam menerapkan hukum, tanggung jawab kami adalah melindungi orang-orang," ungkap Mechichi.

Tunisia sendiri memberlakukan jam malam dari pukul enam sore hingga enam pagi mulai 18 Maret, dan memberlakukan pembatasan pergerakan siang hari pada warga pada 22 Maret, dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus.

Ratusan orang telah ditangkap karena melanggar pembatasan siang hari dan sekitar 1.000 orang ditangkap karena melanggar jam malam.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
5 Presiden yang Digulingkan...
5 Presiden yang Digulingkan Arab Spring, Apa Kabarnya Sekarang?
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Tunisia vs Israel
Coba Tembus Blokade...
Coba Tembus Blokade Israel di Gaza, 18 Kapal Bantuan Mulai Berlayar dari Tunisia dan Yunani
6 Negara yang Diserang...
6 Negara yang Diserang Israel pada Tahun 2025
Drone Serang Kapal Bantuan...
Drone Serang Kapal Bantuan Gaza di Pelabuhan Tunisia, WNI Dinyatakan Aman
Gelar Lari Bersama,...
Gelar Lari Bersama, PPI Tunisia dan Diasporun Gaungkan Hidup Sehat serta Cinta Tanah Air
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
3 Negara yang Dilanda...
3 Negara yang Dilanda Demo Besar pada Pertengahan 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved