Panglima TNI Dapat Penghargaan Penghormatan dari Australia

Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:37 WIB
loading...
Panglima TNI Dapat Penghargaan...
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dianugerahi penghargaan kehormatan Order of Australia (Divisi Militer) dari Australia. Foto/Kedubes Australia
A A A
JAKARTA - Pimpinan tertinggi TNI dianugerahi salah satu penghormatan tertinggi Australia pada upacara khusus yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Panglima TNI , Marsekal Hadi Tjahjanto , dianugerahi penghargaan kehormatan Order of Australia (Divisi Militer), sebagai pengakuan atas tekad dan komitmen yang luar biasa terhadap hubungan pertahanan bilateral.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, mengatakan bahwa bintang penghargaan ini menghormati pencapaian cemerlang Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, termasuk peran integralnya dalam mendukung koordinasi dan kolaborasi di antara angkatan bersenjata Australia dan Indonesia.

Baca juga: Panglima TNI Apresiasi Profesionalisme Prajurit TNI dan Anggota Polri kepada NKRI

“Penghargaan ini menyoroti pendekatan Marsekal TNI Tjahjanto melalui pengabdian dan dedikasinya yang luar biasa untuk memperkuat hubungan pertahanan antara Australia dan Indonesia, khususnya dalam mendukung Kemitraan Strategis Komprehensif bilateral,” kata Williams.

“Marsekal TNI Tjahjanto telah mendukung peningkatan kerja sama operasi gabungan, kelancaran dialog strategis terbuka tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama dan meningkatkan interoperabilitas antara kedua angkatan bersenjata kita,” sambung dalam rilis yang diterima Sindonews.

Williams juga mengakui dukungan beliau sebagai teman dan mitra Australia pada saat dibutuhkan. Di bawah kepemimpinan Marsekal TNI Tjahjanto, 43 anggota Tentara Nasional Indonesia dan personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana dikerahkan untuk Operasi Bushfire Assist pada Februari 2020, dalam rangka membantu operasi pemulihan dan secara langsung mendukung warga Australia yang terkena dampak kebakaran hutan parah di negara bagian New South Wales.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Eksepsi Ditolak Hakim,...
Eksepsi Ditolak Hakim, Richard Lee Langsung Minta Penahanannya Ditangguhkan
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved