Pemimpin ASEAN Desak Myanmar Izinkan Kunjungan Utusan Khusus untuk Mediasi

Senin, 25 Oktober 2021 - 22:30 WIB
loading...
A A A
Alasan besar mengapa Jenderal Senior Min Aung Hlaing tidak diundang ke KTT ASEAN adalah karena Pemerintah Persatuan Nasional yang dibentuk oleh penentang kekuasaan militer juga secara resmi meminta perwakilan di KTT ASEAN.

"Kami ingin mengklaim kursi kami yang sah di KTT bersama rekan-rekan ASEAN kami," katanya dalam sebuah surat yang dikirim ke 9 Menteri Luar Negeri ASEAN, yang salinannya dilihat oleh Kyodo News.

"Selanjutnya, kami percaya bahwa situasi bencana yang dihadapi rakyat kami menjadi agenda penting dari KTT dengan prioritas tertinggi," kata surat yang ditandatangani oleh Zin Mar Aung, penjabat Menteri Luar Negeri pemerintah bayangan Myanmar.

Junta telah meminta Erywan untuk tidak menghubungi pemerintah bawah tanah. Sumber di ASEAN mengatakan, kelompok negara yang terdiri dari 10-anggota itu tidak dapat ikut campur dalam urusan internal (Myanmar), ketika negara itu menghadapi masalah internal tentang siapa yang sah.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
3 Edisi Khusus GR Supra...
3 Edisi Khusus GR Supra GT4 untuk Rayakan 100 Unit Produksi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved