Terlalu Pede, Ukraina Sebut Rudalnya Mengarah Ke Moskow, Siap Lenyapkan Rusia
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:24 WIB
loading...
Sistem peluncur rudal OTR-21 Tochka-U dikerahkan dalam konvoi di Kiev, Ukraina, 24 Agustus 2016. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Ukraina sedang mengembangkan rudal-rudal jarak jauh yang dapat mencapai Moskow. Pejabat Ukraina pun memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin perlu menyadari bahwa setiap serangan terhadap Kiev dapat membuat seluruh Rusia dilenyapkan.
Berbicara kepada jaringan TV Dom, pejabat Ukraina Alexey Arestovich memperingatkan Kremlin bahwa Kiev akan segera memiliki kemampuan menyerang ibu kota Rusia dengan rudalnya.
Arestovich menjabat sebagai penasihat kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pernyataan itu menunjukkan Ukraina sangat percaya diri (PeDe) dengan kemampuan militernya jika terjadi perang dengan Rusia.
Baca juga: Aduh Malunya, Konvoi Militer AS Dipaksa Putar Balik oleh Warga dan Pasukan Suriah
“Putin akan sampai pada titik, di masa mendatang, di mana rudal-rudal Ukraina akan diarahkan ke Moskow, dan untuk satu alasan sederhana: kami sedang mengerjakan program rudal. Dan rudal taktis operasional kami akan dapat mencapai Moskow,” papar Arestovich.
Baca juga: 17 Tahun Disiksa Brutal di Guantanamo Tanpa Dakwaan, Sopir Taksi Ini Baru Dibebaskan
Menurut pendapat Arestovich, “Angkatan Darat Rusia sudah mengetahui kemampuan militer Ukraina, dan kepala angkatan bersenjata memberi tahu Kremlin bahwa serangan terhadap Ukraina akan menjadi akhir dari tentara Rusia dan akhir dari Federasi Rusia.”
Baca juga: Tolak Dukung Kudeta, Militer Angkut Perdana Menteri Sudan ke Lokasi Rahasia
“Ini adalah opsi yang benar-benar kalah. Mereka tidak bisa gagal untuk memahami itu,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Dan ketika mereka menakut-nakuti kita dengan invasi, ekspansi, sedikit ancaman, itu hanya gertakan.”
Baru-baru ini, kepemimpinan Ukraina telah mengemukakan kemungkinan perang dengan Rusia dalam banyak kesempatan, meskipun Moskow bersikeras mereka tidak memiliki keinginan untuk konflik apa pun.
Pekan lalu, komandan Pasukan Operasi Khusus Ukraina Grigory Galagan menyerukan “semua wilayah” negara untuk memperkuat pertahanan mereka, mengklaim bahwa “tidak ada jaminan Rusia tidak akan menyerang dan kemudian terjadi eskalasi.”
Bulan lalu, Zelensky mengklaim ada kemungkinan perang skala penuh dengan Rusia dan menuduh Moskow tidak menghormati kemerdekaan negaranya.
Pada Rabu, The Times Inggris melaporkan bahwa London sedang dalam pembicaraan dengan Ukraina untuk menjual rudal untuk pertama kalinya, termasuk rudal Brimstone yang canggih.
Berbicara kepada jaringan TV Dom, pejabat Ukraina Alexey Arestovich memperingatkan Kremlin bahwa Kiev akan segera memiliki kemampuan menyerang ibu kota Rusia dengan rudalnya.
Arestovich menjabat sebagai penasihat kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pernyataan itu menunjukkan Ukraina sangat percaya diri (PeDe) dengan kemampuan militernya jika terjadi perang dengan Rusia.
Baca juga: Aduh Malunya, Konvoi Militer AS Dipaksa Putar Balik oleh Warga dan Pasukan Suriah
“Putin akan sampai pada titik, di masa mendatang, di mana rudal-rudal Ukraina akan diarahkan ke Moskow, dan untuk satu alasan sederhana: kami sedang mengerjakan program rudal. Dan rudal taktis operasional kami akan dapat mencapai Moskow,” papar Arestovich.
Baca juga: 17 Tahun Disiksa Brutal di Guantanamo Tanpa Dakwaan, Sopir Taksi Ini Baru Dibebaskan
Menurut pendapat Arestovich, “Angkatan Darat Rusia sudah mengetahui kemampuan militer Ukraina, dan kepala angkatan bersenjata memberi tahu Kremlin bahwa serangan terhadap Ukraina akan menjadi akhir dari tentara Rusia dan akhir dari Federasi Rusia.”
Baca juga: Tolak Dukung Kudeta, Militer Angkut Perdana Menteri Sudan ke Lokasi Rahasia
“Ini adalah opsi yang benar-benar kalah. Mereka tidak bisa gagal untuk memahami itu,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Dan ketika mereka menakut-nakuti kita dengan invasi, ekspansi, sedikit ancaman, itu hanya gertakan.”
Baru-baru ini, kepemimpinan Ukraina telah mengemukakan kemungkinan perang dengan Rusia dalam banyak kesempatan, meskipun Moskow bersikeras mereka tidak memiliki keinginan untuk konflik apa pun.
Pekan lalu, komandan Pasukan Operasi Khusus Ukraina Grigory Galagan menyerukan “semua wilayah” negara untuk memperkuat pertahanan mereka, mengklaim bahwa “tidak ada jaminan Rusia tidak akan menyerang dan kemudian terjadi eskalasi.”
Bulan lalu, Zelensky mengklaim ada kemungkinan perang skala penuh dengan Rusia dan menuduh Moskow tidak menghormati kemerdekaan negaranya.
Pada Rabu, The Times Inggris melaporkan bahwa London sedang dalam pembicaraan dengan Ukraina untuk menjual rudal untuk pertama kalinya, termasuk rudal Brimstone yang canggih.
(sya)
Lihat Juga :