Cerita Foto Menyayat Hati Ayah-Anak Korban Perang Suriah
Senin, 25 Oktober 2021 - 12:12 WIB
loading...
Foto menyayat hati ayah dan anak korban perang saudara di Suriah dinobatkan sebagai Photo of the Year di Siena International Photo Awards. Foto/Siena International Photography Awards/Mehmet Aslan
A
A
A
SIENA - Foto menyayat hati tentang ayah dan anak kecilnya yang jadi korban perang saudara di Suriah memenangkan penghargaan internasional. Foto ini memperlihatkan ayah yang kehilangan kaki kanannya menatap anak kecilnya yang tertawa meski terlahir tanpa tubuh bagian bawah dan lengan.
“Hardship of Life,” demikian judul foto karya fotografer Turki Mehmet Aslan, yang dinobatkan sebagai Photo of the Year di Siena International Photo Awards.
Baca juga: Eks Mata-mata: Mohammed bin Salman Sesumbar Ingin Bunuh Raja Arab Saudi pada 2014
Foto itu menceritakan sang ayah; Munzir, bermain dengan anaknya; Mustafa, di luar rumah mereka yang sekarang di Reyhanli, di provinsi Hatay, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.
Mustafa (5), lahir tanpa anggota tubuh bagian bawah dan kedua lengan karena tetra-amelia, kelainan bawaan karena ibunya; Zeynep, tekena racun gas saraf yang dilepaskan selama perang saudara di Suriah.
Munzir, yang kehilangan kaki kanannya, terlihat menyeimbangkan tubuhnya menggunakan kruk saat dia melemparkan anaknya ke udara untuk bersenang-senang.
Munzir kehilangan kaki kanannya ketika sebuah bom dijatuhkan saat dia berjalan melalui pasar di Idlib, Suriah.
“Hardship of Life,” demikian judul foto karya fotografer Turki Mehmet Aslan, yang dinobatkan sebagai Photo of the Year di Siena International Photo Awards.
Baca juga: Eks Mata-mata: Mohammed bin Salman Sesumbar Ingin Bunuh Raja Arab Saudi pada 2014
Foto itu menceritakan sang ayah; Munzir, bermain dengan anaknya; Mustafa, di luar rumah mereka yang sekarang di Reyhanli, di provinsi Hatay, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.
Mustafa (5), lahir tanpa anggota tubuh bagian bawah dan kedua lengan karena tetra-amelia, kelainan bawaan karena ibunya; Zeynep, tekena racun gas saraf yang dilepaskan selama perang saudara di Suriah.
Munzir, yang kehilangan kaki kanannya, terlihat menyeimbangkan tubuhnya menggunakan kruk saat dia melemparkan anaknya ke udara untuk bersenang-senang.
Munzir kehilangan kaki kanannya ketika sebuah bom dijatuhkan saat dia berjalan melalui pasar di Idlib, Suriah.
Lihat Juga :