Israel: Konfrontasi dengan Iran Hanya Masalah Waktu dan Tak Banyak Waktu
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 20:01 WIB
loading...
Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman memperingatkan pada Selasa (19/10/2021) bahwa "konflik" adalah satu-satunya cara menghentikan Iran mencapai kemampuan nuklir. Dia mengklaim konfrontasi dengan Iran hanya masalah waktu, dan tidak banyak waktu.
"Tidak ada proses atau kesepakatan diplomatik yang akan menghentikan program nuklir Iran,” ungkap Lieberman pada portal berita Walla.
Saat ini ada upaya melanjutkan pembicaraan antara Teheran dan kekuatan dunia mengenai kesepakatan nuklir 2015.
Baca juga: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS
Sebelumnya pada Senin, Times of Israel melaporkan Israel berencana mengalokasikan USD1,5 miliar untuk membeli berbagai jenis pesawat berawak, drone pengumpul intelijen dan persenjataan unik yang diperlukan untuk menyerang Iran.
Baca juga: Profil Ibu Mohammad bin Salman, Fahda binti Falah yang Jarang Terlihat Publik
Mereka akan digunakan untuk menargetkan situs bawah tanah Iran yang dijaga ketat.
Baca juga: Hubungan Iran-Israel Memanas, Pemerintah Teheran Gelar Latihan Udara Nasional
Laporan oleh koresponden militer Israel Channel 12, Nir Dvori, mengatakan Angkatan Udara Israel telah melanjutkan pelatihan untuk meluncurkan serangan militer ke Iran. Ini merupakan pelatihan pertama kalinya dalam dua tahun, di bawah bimbingan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Aviv Kohavi.
Ketegangan antara Iran dan Israel tak mereda dengan pemerintahan baru di kedua pihak. Keduanya masih menganggap pihak lain sebagai musuh dan ancaman terbesar.
"Tidak ada proses atau kesepakatan diplomatik yang akan menghentikan program nuklir Iran,” ungkap Lieberman pada portal berita Walla.
Saat ini ada upaya melanjutkan pembicaraan antara Teheran dan kekuatan dunia mengenai kesepakatan nuklir 2015.
Baca juga: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS
Sebelumnya pada Senin, Times of Israel melaporkan Israel berencana mengalokasikan USD1,5 miliar untuk membeli berbagai jenis pesawat berawak, drone pengumpul intelijen dan persenjataan unik yang diperlukan untuk menyerang Iran.
Baca juga: Profil Ibu Mohammad bin Salman, Fahda binti Falah yang Jarang Terlihat Publik
Mereka akan digunakan untuk menargetkan situs bawah tanah Iran yang dijaga ketat.
Baca juga: Hubungan Iran-Israel Memanas, Pemerintah Teheran Gelar Latihan Udara Nasional
Laporan oleh koresponden militer Israel Channel 12, Nir Dvori, mengatakan Angkatan Udara Israel telah melanjutkan pelatihan untuk meluncurkan serangan militer ke Iran. Ini merupakan pelatihan pertama kalinya dalam dua tahun, di bawah bimbingan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Aviv Kohavi.
Ketegangan antara Iran dan Israel tak mereda dengan pemerintahan baru di kedua pihak. Keduanya masih menganggap pihak lain sebagai musuh dan ancaman terbesar.
(sya)
Lihat Juga :