Tes Rudal Hipersonik Berujung Kegagalan, AS Semakin Tertinggal dari China dan Rusia

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 06:40 WIB
loading...
A A A
Tes yang gagal dari badan luncur hipersonik terjadi setelah Angkatan Laut dan Angkatan Darat awal pekan ini melakukan serangkaian tes pengukuran hipersonik yang berhasil menyoroti prioritas Pentagon untuk meneliti dan menguji sistem senjata dengan cepat. Tiga tes suara bersama dirancang untuk mengumpulkan data dan melakukan eksperimen hipersonik dari mitra Departemen Pertahanan AS yang terlibat dalam pengembangan senjata canggih.

“Peluncuran ini memungkinkan peluang pengujian penerbangan yang sering dan teratur untuk mendukung pematangan cepat teknologi hipersonik ofensif dan defensif,” kata Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan tentang uji coba tersebut.

Tes tersebut, yang dilakukan di NASA's Wallops Flight Facility di Eastern Shore of Virginia, menyediakan data untuk pengembangan senjata hipersonik, termasuk Conventional Prompt Strike Angkatan Laut dan Senjata Hipersonik Jarak Jauh Angkatan Darat.

AS berfokus pada senjata hipersonik konvensional yang didasarkan pada kapal, platform darat dan udara.

Pada bulan April, program rudal hipersonik Angkatan Udara mengalami kemunduran ketika gagal diluncurkan dari B-52. Sebaliknya, AGM-183A Air-launched Rapid Response Weapon (ARRW) tetap berada di pesawat.

Baca juga: Malunya AS, Rudal Hipersoniknya Gagal Lepas dari Pesawat saat Uji Coba
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved