Putra Bob Marley Protes Singapura akan Hukum Mati Pria Pemilik 900 Gram Ganja

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 06:30 WIB
loading...
Putra Bob Marley Protes...
Ilustrasi
A A A
SINGAPURA - Omar Yacob (41), seorang warga Singapura telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan, setelah polisi dan petugas narkotika menangkapnya dengan 900 gram charas. Charas adalah konsentrat ganja yang terbuat dari resin tanaman ganja hidup.

Omar menantang putusan di pengadilan yang lebih tinggi, tetapi permohonannya ditolak dan hukuman mati tetap akan dilakukan. Putusan pengadilan itu disampaikan pada Februari 2021. Namun, dalam sidang terakhir, Omar mengajukan beberapa tuduhan serius terhadap polisi dan mengklaim bahwa dia tidak bersalah.

Baca: Pengadilan Malaysia Hukum Gantung Wanita Tua Pedagang Ikan dengan 9 Anak

“Polisi telah menyimpan narkoba di mobil saya. Saya bahkan tidak menyadari charas di mobil saya. Saya tidak bersalah,” ujar Omar, seperti dikutip dari news18, Rabu (20/10/2021).

Menurut hukum Singapura, charas terdaftar sebagai obat kelas A. Pengadaan, konsumsi dan penyelundupan zat-zat yang memabukkan seperti ganja, kokain, ekstasi, metamfetamin atau heroin adalah ilegal di Singapura.

Menurut laporan, polisi Singapura menangkap Omar dengan sekitar 900 gram charas saat dia mengendarai mobil, ditemani oleh ayahnya di kursi samping. Polisi dan petugas narkotika menangkapnya pada 2018 dan menemukan 900 gram charas dari mobilnya pada saat penangkapan.

Baca: Mantan Agen CIA Akui Rancang Pembunuhan Bob Marley

Omar kemudian dibawa ke pengadilan di mana dia dijatuhi hukuman mati. Masalah ini menjadi perbincangan setelah hukuman mati bagi Omar dianggap berlebihan oleh sejumlah pihak.

Ziggy Marley, putra mendiang penyanyi reggae legendaris, Bob Marley, memprotes keras keputusan hukuman mati bagi Omar yang dijatuhkan pengadilan Singapura itu.

“Jadi, pemerintah (Singapura) akan membunuh manusia untuk dua pon ganja. Apakah itu adil atau moral?” tulis Ziggy dalam akun Instagramnya. "Singapura, apa yang kamu lakukan?"

Baca: Bob Marley hingga Frankie Banali, 9 Musisi Dunia Ini Meninggal karena Kanker

"Itu ilegal di negara itu, saya mengerti. Tetapi, membunuh seseorang untuk itu juga harus #ILEGAL di planet #BUMI," lanjut Ziggy. Ia menambahkan, bahwa perusahaan dan individu yang bekerja di ganja legal harus mengikuti jejaknya dalam menyerukan protes.

“Semua perusahaan dan individu yang mengambil keuntungan dari budidaya dan komersialisasi ganja, jika Anda memiliki hati nurani, berbicara tentang ketidakadilan ini dan menyerukan Singapura untuk tindakan tercela mengambil nyawa manusia karena memiliki tanaman,” tandas Ziggy.

Saat masih hidup, mendiang Bob Marley adalah salah satu musisi yang dengan gamblang menggambarkan kedekatannya dengan ganja. Beberapa foto Bob Marley sedang menghisap ganja marak beredar, bahkan hingga kini.

Undang-undang narkoba Singapura sendiri termasuk yang paling keras di dunia. Di bawah hukum Singapura, mereka yang dihukum karena memperdagangkan lebih dari 500gram ganja akan menghadapi hukuman mati.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Singapura Akan Peroleh...
Singapura Akan Peroleh 8 Jet Tempur Siluman F-35B Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved