Coba Selundupkan Narkoba ke Penjara, Seekor Kucing Ditahan Polisi Rusia

Kamis, 21 Oktober 2021 - 02:50 WIB
loading...
Coba Selundupkan Narkoba...
Polisi Rusia menahan seekor kucing karena mencoba menyelundupkan narkoba ke penjara. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
MOSKOW - Ada banyak kreativitas dan cara out of the box yang digunakan oleh para pengedar narkoba dalam menyelundupkan zat ilegal. Jika selama ini kerap menggunakan timbunan buah-buahan atau memasukkan ke dalam bagian tubuh, maka kini binatang lucu dan menggemaskan seperti kucing bisa dimanfaatkan jadi kurir narkoba .

Seperti yang terjadi di Ivanovo Oblast Rusia di mana pihak kepolisian menahan binatang berbulu yang lucu itu. Berkat kewaspadaan, mereka berhasil mencegah penyelundupan narkoba ke penjara setempat.

Dikutip dari Sputnik, Kamis (21/10/2021), petugas penegak hukum menahan seekor kucing yang membawa lebih dari lima gram ganja di kalungnya.

Baca juga: Viral! China Bunuh Tiga Kucing Rumahan yang Dites Positif Virus Corona

Kucing sering digunakan sebagai kurir narkoba. Kasus di Ivanovo Oblast mencerminkan beberapa kasus lain yang telah dilaporkan di berbagai bagian Rusia dan di seluruh dunia. Pada tahun 2018, polisi mengungkap skema perdagangan narkoba di sebuah penjara di wilayah Tula, dengan seorang narapidana menggunakan hewan yang lahir di fasilitas tersebut untuk mengantarkan narkoba ke penjara dan luar.

Kucing itu dimaksudkan untuk digunakan sebagai bukti, tetapi ia berhasil melarikan diri dari pusat hewan setempat.

Meski terlihat orisinal, menggunakan kucing bukanlah ide paling gila yang dibuat oleh pengedar narkoba selama bertahun-tahun, dan semakin banyak rintangan yang mereka hadapi, semakin mereka kreatif. Ketika pihak berwenang membangun pagar, penjahat menggunakan drone, ketapel, dan bahkan kapal selam.

Baca juga: Pengadilan Malaysia Hukum Gantung Wanita Tua Pedagang Ikan dengan 9 Anak

Penegakan hukum terus menemukan narkoba dalam hal-hal yang paling tidak biasa, seperti saus salsa, teka-teki untuk anak-anak, ikan beku dan donat. Pada tahun 2016, seorang wanita ditangkap di Jerman setelah dia ditemukan membawa satu kilogram kokain di implan payudaranya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved