Penumpang Maskapai Ini Tak Perlu Lagi Kenakan Masker Selama Penerbangan

Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:00 WIB
loading...
Penumpang Maskapai Ini...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
OSLO - Empat maskapai Skandinavia mencabut aturan wajib mengenakan masker untuk penerbangan regional mereka. SAS (Scandinavian Airlines), Norwegian, Wideroe, dan Fly mencabut kewajiban mengenakan masker bagi penumpang untuk penerbangan domestik dan internasional antara Denmark , Norwegia , dan Swedia.

“Karena pembukaan masyarakat dan rekomendasi umum dari pihak berwenang di Skandinavia, SAS, mulai 18 Oktober 2021, menghapus persyaratan penggunaan masker wajah wajib pada penerbangan di Skandinavia,” sebuah pernyataan yang diposting di situs web SAS, seperti dikutip dari The Independent, Selasa (19/10/2021).

Baca: Nggak Perlu Takut Naik Pesawat, Dirut Garuda: Ke Toilet Saja Wajib Pakai Masker

Perkembangan yang terjadi di wilayah tersebut menjadi dasar utama penerapan aturan ini. “Kami percaya waktunya sekarang berdasarkan situasi infeksi di negara ini,” kata juru bicara SAS, John Eckhoff kepada TV2 Norwegia.

Pernyataan senada datang dari maskapai Wideroe. “Panduan pengendalian infeksi Norwegia tidak lagi mengharuskan penumpang domestik untuk memakai masker wajah, jadi persyaratan ini tidak akan berlaku lagi di dalam penerbangan Wideroe,” kata juru bicara Wideroe, Silje Brandvoll kepada Radio Norwegia.

Swedia sendiri mencabut sebagian besar pembatasan akibat pandemi COVID-19 pada akhir September, setelah strategi inokulasi komprehensif. Sekitar 70 persen orang Swedia berusia 16 tahun ke atas sekarang telah divaksinasi lengkap.

Baca: Biden dan Ibu Negara AS Tertangkap Basah Tanpa Masker di Restoran Italia

Negara ini menderita lebih banyak kematian per kapita daripada tetangganya, yang memberlakukan tindakan yang lebih kuat, tetapi masih lebih sedikit daripada negara-negara Eropa lainnya yang lebih besar.

Sementara di Norwegia, pembatasan dicabut pada 25 September. Dan, warga Norwegia berbondong-bondong ke bar, kelab malam, dan restoran untuk merayakannya. Denmark adalah salah satu negara Eropa pertama yang mencabut pembatasan COVID-19, dengan kehidupan kembali normal pada awal September.

Aturan masuk negara itu akan dilonggarkan untuk pelancong yang tidak divaksinasi pada Senin, 25 Oktober.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved