Terungkap, Tes Rudal Terbaru Korut Diluncurkan dari Kapal Selam atau Fasilitas Bawah Laut

Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:07 WIB
loading...
Terungkap, Tes Rudal...
Rudal Korut diluncurkan dari kapal selam atau fasilitas bawah laut. Foto/REUTERS/kcna
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) di lepas pantai timurnya pada Selasa (19/10/2021). Data terbaru itu diungkapkan militer Korea Selatan (Korsel).

Aksi itu seiring kampanye perdana menteri baru Jepang dan membayangi pembukaan pameran senjata di Seoul.

Menurut Yonhap, rudal itu terbang 430-450 kilometer, mencapai ketinggian 60 kilometer.

Baca juga: Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal saat Intelijen AS, Korsel dan Jepang Berkumpul

Peluncuran tersebut, yang dilaporkan para pejabat di Korea Selatan dan Jepang, dilakukan setelah utusan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan bertemu di Washington untuk membahas kebuntuan nuklir dengan Korea Utara pada Senin.

Baca juga: Luar Biasa! Muhammad Kembali Jadi Salah Satu Nama Bayi Paling Populer di Inggris

Bos mata-mata dari AS, Korea Selatan, dan Jepang dilaporkan akan bertemu di Seoul pada Selasa juga.

Baca juga: UFO Terlihat di Langit London, Warganet Menyebutnya Dementor Tersesat

Peluncuran Korea Utara akan menjadi uji senjata terbaru oleh negara itu. Korut maju terus dengan pengembangan militer dalam menghadapi sanksi internasional terkait program senjata nuklir dan misilnya.

“Rudal itu diluncurkan sekitar pukul 10:17 waktu setempat dari laut di sekitar Sinpo,” ujar Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Wilayah sekitar Sinpo merupakan tempat Korea Utara menyimpan kapal selam serta peralatan untuk uji tembak SLBM.

Tidak segera jelas apakah rudal itu ditembakkan dari kapal selam atau dari tongkang uji submersible (bawah permukaan laut), seperti pada kebanyakan tes rudal sebelumnya.

“Militer kami memantau dengan cermat situasi dan mempertahankan postur kesiapan dalam kerja sama yang erat dengan AS, untuk mempersiapkan kemungkinan peluncuran tambahan,” papar pernyataan militer Korsel.

Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan mengadakan pertemuan darurat dan menyatakan "keprihatinan yang mendalam" atas tes tersebut. Mereka mendesak Korea Utara melanjutkan pembicaraan.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan dua rudal balistik telah terdeteksi. Dia menegaskan, sangat menyesalkan Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba rudal dalam beberapa pekan terakhir.

Tidak ada penjelasan langsung dari Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan untuk jumlah rudal yang terdeteksi.

PM Jepang Kishida membatalkan penampilan kampanye yang dijadwalkan di Jepang utara, dan wakil kepala sekretaris kabinet Jepang mengatakan kepada wartawan bahwa Kishida berencana kembali ke Tokyo untuk menangani situasi rudal.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang menangani hubungan antar-Korea, mengatakan panggilan penghubung rutin harian dengan Korea Utara dilakukan secara normal pada Selasa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Sambut Musim Liburan...
Sambut Musim Liburan dan Back to School dengan Berbagai Penawaran Menarik dari BRI
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
Setelah Rudal dan Jet...
Setelah Rudal dan Jet Tempur, Ukraina Sekarang Minta Kapal Selam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved