Hujan Lebat Hantam Negara Bagian Kerala India, 27 Orang Tewas

Senin, 18 Oktober 2021 - 23:00 WIB
loading...
A A A
Menurut Departemen Meteorologi India, hujan deras disebabkan oleh daerah bertekanan rendah di atas laut Arab tenggara dan Kerala. Banjir itu diperkirakan akan mereda Senin, tetapi CNN Weather masih memperkirakan hujan 50 hingga 100 milimeter (2 hingga 4 inci) untuk daerah itu dalam beberapa hari mendatang.

Departemen Meteorologi India pada hari Minggu mengeluarkan peringatan untuk akhir pekan ini, mengatakan mulai 20 Oktober "gelombang timur kemungkinan akan mempengaruhi" semenanjung selatan India, di mana Kerala berada, "dan menyebabkan curah hujan yang cukup luas dengan hujan deras yang terisolasi untuk melanjutkan selama [tiga sampai empat] hari berikutnya."

Rumah bagi lebih dari 33 juta orang, Kerala secara teratur mengalami hujan deras selama bulan-bulan Monsun dari akhir Mei hingga September. Namun, banjir bandang dan tanah longsor telah menjadi lebih sering dan parah di negara bagian dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Agustus 2018, setidaknya 324 orang tewas dan lebih dari 300.000 dievakuasi setelah hujan lebat melanda Kerala, mengakibatkan banjir terburuk yang pernah dialami negara bagian itu dalam hampir satu abad. Sekitar 13 dari 14 distrik di Kerala berada di bawah siaga merah, tingkat peringatan tertinggi yang dikeluarkan selama keadaan darurat di India.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved