Minggu Depan, Selandia Baru Kembali ke Kehidupan Normal
Rabu, 03 Juni 2020 - 13:41 WIB
loading...
PM Selandia Baru Jacinda Ardern. Foto/Al Jazeera
A
A
A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan ia dapat mengangkat semua langkah pembatasan sosial untuk mengembalikan negara itu ke kehidupan normal minggu depan. Langkah itu termasuk penutupan perbatasan internasional.
Ardern akan memutuskan pada hari Senin apakah negara tersebut siap untuk beralih ke tingkat 1. Selandia Baru lebih dari dua bulan telah memberlakukan penguncian tingkat 4 yang ketat, menutup sebagian besar bisnis dan memaksa warganya untuk tinggal di rumah dalam menanggapi pandemi virus Corona.
Arden mengaku menunggu hingga Senin akan memungkinkannya untuk melihat apakah perubahan baru-baru ini, seperti penghapusan pembatasan jumlah orang di bar dan pada pertemuan sosial, telah menyebabkan peningkatan kasus.
"Jika tidak, maka kita akan berada dalam posisi yang baik untuk bergerak," katanya saat konferensi pers yang disiarkan televisi seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/6/2020).
Ia menerangkan bahwa di bawah level 1 tidak ada persyaratan untuk jarak fisik atau batasan jumlah orang yang diizinkan di tempat-tempat seperti bar, klub, gereja, dan tempat olahraga.
Ardern akan memutuskan pada hari Senin apakah negara tersebut siap untuk beralih ke tingkat 1. Selandia Baru lebih dari dua bulan telah memberlakukan penguncian tingkat 4 yang ketat, menutup sebagian besar bisnis dan memaksa warganya untuk tinggal di rumah dalam menanggapi pandemi virus Corona.
Arden mengaku menunggu hingga Senin akan memungkinkannya untuk melihat apakah perubahan baru-baru ini, seperti penghapusan pembatasan jumlah orang di bar dan pada pertemuan sosial, telah menyebabkan peningkatan kasus.
"Jika tidak, maka kita akan berada dalam posisi yang baik untuk bergerak," katanya saat konferensi pers yang disiarkan televisi seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/6/2020).
Ia menerangkan bahwa di bawah level 1 tidak ada persyaratan untuk jarak fisik atau batasan jumlah orang yang diizinkan di tempat-tempat seperti bar, klub, gereja, dan tempat olahraga.
Lihat Juga :