Macron Sebut Pembantaian Warga Aljazair Kejahatan yang Tak Termaafkan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Macron menghadiri upacara memperingati peringatan peristiwa itu di jembatan di Bezons, barat Paris, tempat beberapa warga Aljazair memulai demonstrasi mereka dan di mana banyak mayat ditemukan di Sungai Seine.
"Dia mengakui fakta: kejahatan yang dilakukan malam itu di bawah otoritas Maurice Papon tidak dapat dimaafkan untuk Republik," bunyi pernyataan Istana Elysee.
Baca juga: Horor, 3 Migran Tewas Ditabrak Kereta Saat Tidur di Rel
Pembantaian, yang terjadi selama perang melawan kekuasaan Prancis di Aljazair, telah lama disangkal atau disembunyikan oleh otoritas Prancis. Peringatan pertama acara tersebut diselenggarakan pada tahun 2001 oleh Wali Kota Paris.
Jumlah pasti korban dalam pembantaian itu tidak pernah ditetapkan, dengan beberapa sejarawan menyebutkan lebih dari 200 orang tewas.
"Dia mengakui fakta: kejahatan yang dilakukan malam itu di bawah otoritas Maurice Papon tidak dapat dimaafkan untuk Republik," bunyi pernyataan Istana Elysee.
Baca juga: Horor, 3 Migran Tewas Ditabrak Kereta Saat Tidur di Rel
Pembantaian, yang terjadi selama perang melawan kekuasaan Prancis di Aljazair, telah lama disangkal atau disembunyikan oleh otoritas Prancis. Peringatan pertama acara tersebut diselenggarakan pada tahun 2001 oleh Wali Kota Paris.
Jumlah pasti korban dalam pembantaian itu tidak pernah ditetapkan, dengan beberapa sejarawan menyebutkan lebih dari 200 orang tewas.
Lihat Juga :