Iran Tanya Mengapa Israel Bebas Mengamuk dengan Nuklir Tanpa Pengawasan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 06:29 WIB
loading...
Reaktor nuklir Dimona, Israel. Foto/trt world
A
A
A
TEHERAN - Israel telah lama menuduh Iran ingin memiliki senjata nuklir. Rezim Zionis itu juga melobi Amerika Serikat (AS) untuk menarik diri dari perjanjian penting tentang nuklir Iran.
Republik Islam Iran menolak berbagai tuduhan bahwa program nuklir damainya memiliki aspek militer. Teheran menunjuk pada dugaan persediaan nuklir Israel itu sendiri, yang tidak dikonfirmasi atau disangkal Tel Aviv.
Seorang diplomat senior Iran telah memanggil direktur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi atas komentarnya baru-baru ini dalam wawancara tentang mengapa pengawas nuklir secara obsesif memantau kegiatan nuklir Teheran sementara mengabaikan sepak terjang Israel.
Baca juga: Waswas Reaktor Nuklirnya Dibom Israel, Iran Mengadu ke PBB
“Apa keuntungan menjadi anggota (Perjanjian Non-Proliferasi) dan sepenuhnya menerapkan perlindungan Badan?” tanya Kazem Gharib Abadi, duta besar Iran untuk badan-badan PBB di Wina, bertanya dalam tweet pada Jumat (15/10/2021).
Baca juga: Usai Penembakan, Hizbullah: Kami Tidak akan Terseret dalam Perang Saudara Baru
Republik Islam Iran menolak berbagai tuduhan bahwa program nuklir damainya memiliki aspek militer. Teheran menunjuk pada dugaan persediaan nuklir Israel itu sendiri, yang tidak dikonfirmasi atau disangkal Tel Aviv.
Seorang diplomat senior Iran telah memanggil direktur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi atas komentarnya baru-baru ini dalam wawancara tentang mengapa pengawas nuklir secara obsesif memantau kegiatan nuklir Teheran sementara mengabaikan sepak terjang Israel.
Baca juga: Waswas Reaktor Nuklirnya Dibom Israel, Iran Mengadu ke PBB
“Apa keuntungan menjadi anggota (Perjanjian Non-Proliferasi) dan sepenuhnya menerapkan perlindungan Badan?” tanya Kazem Gharib Abadi, duta besar Iran untuk badan-badan PBB di Wina, bertanya dalam tweet pada Jumat (15/10/2021).
Baca juga: Usai Penembakan, Hizbullah: Kami Tidak akan Terseret dalam Perang Saudara Baru
Lihat Juga :