Intip Kehidupan Raja Thailand dengan 20 Gundik, 1 Permaisuri Resmi dan 1 Istri
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 05:30 WIB
loading...
Raja Maha Vajiralongkorn menikahi istrinya Ratu Suthida pada 1 Mei 2019. Foto/epa/the sun
A
A
A
BANGKOK - Dia pernah dikenal sebagai pangeran playboy Thailand . Sejak dia berkuasa sebagai penguasa negaranya, pemerintahan Raja Maha Vajiralongkorn tidak kalah kontroversialnya.
Pria berusia 69 tahun itu telah mengumpulkan kekayaan 24 miliar poundsterling dan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan hidup mewah di negara bagian Bavaria, Jerman.
Meskipun menghabiskan sedikit waktu di antara rakyatnya sendiri, adalah ilegal untuk secara terbuka mengkritik penguasa Thailand dan Raja Vajiralongkorn, juga dikenal sebagai Rama X. Pemerintah akan menindak keras rakyat yang melakukan kritik pada raja.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Usir Kapal Perusak AS, Dikejar dalam Jarak 60 Meter
Bahkan orang-orang terdekatnya pun tidak kebal dari pengucilan dan pemutusan kehidupan kerajaan jika dia merasa dirinya, atau keluarganya, telah dirugikan.
Baca juga: Waswas Reaktor Nuklirnya Dibom Israel, Iran Mengadu ke PBB
Oktober 2020 lalu, permaisuri kerajaan Vajiralongkorn, Sineenat Wongvajirapakdi, dicopot dari gelar resminya, pangkat militer dan menghilang dari pandangan.
Baca juga: Israel Larang Ratusan Warga Yahudi Pindah ke Iran sebagai Pencari Suaka
Dia telah menjadi permaisuri kerajaan pertama dalam hampir satu abad. Sineenat Wongvajirapakdi (35) menjadi pendamping resmi raja, bersama istri raja.
Mantan perawat itu memulai karir militernya ketika hubungannya dengan Vajiralongkorn dimulai ketika dia masih putra mahkota.
Sineenat menjadi pengawal, pilot, penerjun payung dan bergabung dengan pengawal kerajaan sebelum diangkat menjadi mayor jenderal tahun lalu.
Dia menjadi Permaisuri Bangsawan Kerajaan pertama dalam hampir satu abad pada Juli tahun lalu, tetapi hanya beberapa bulan kemudian jatuh dari posisi tersebut.
Pernyataan dari istana menggambarkan dia sebagai "tidak tahu berterima kasih" setelah diklaim dia terlibat dalam persaingan dengan Ratu Suthida, istri Vajiralongkorn.
Istana Thailand mengklaim dia dihukum karena mencoba mengangkat dirinya ke "keadaan yang sama dengan ratu" tetapi pada 28 Agustus, Sineenat mendapatkan kembali semua gelar, kehormatan, dan posisi permaisuri kerajaan dipulihkan.
Pria berusia 69 tahun itu telah mengumpulkan kekayaan 24 miliar poundsterling dan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan hidup mewah di negara bagian Bavaria, Jerman.
Meskipun menghabiskan sedikit waktu di antara rakyatnya sendiri, adalah ilegal untuk secara terbuka mengkritik penguasa Thailand dan Raja Vajiralongkorn, juga dikenal sebagai Rama X. Pemerintah akan menindak keras rakyat yang melakukan kritik pada raja.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Usir Kapal Perusak AS, Dikejar dalam Jarak 60 Meter
Bahkan orang-orang terdekatnya pun tidak kebal dari pengucilan dan pemutusan kehidupan kerajaan jika dia merasa dirinya, atau keluarganya, telah dirugikan.
Baca juga: Waswas Reaktor Nuklirnya Dibom Israel, Iran Mengadu ke PBB
Oktober 2020 lalu, permaisuri kerajaan Vajiralongkorn, Sineenat Wongvajirapakdi, dicopot dari gelar resminya, pangkat militer dan menghilang dari pandangan.
Baca juga: Israel Larang Ratusan Warga Yahudi Pindah ke Iran sebagai Pencari Suaka
Dia telah menjadi permaisuri kerajaan pertama dalam hampir satu abad. Sineenat Wongvajirapakdi (35) menjadi pendamping resmi raja, bersama istri raja.
Mantan perawat itu memulai karir militernya ketika hubungannya dengan Vajiralongkorn dimulai ketika dia masih putra mahkota.
Sineenat menjadi pengawal, pilot, penerjun payung dan bergabung dengan pengawal kerajaan sebelum diangkat menjadi mayor jenderal tahun lalu.
Dia menjadi Permaisuri Bangsawan Kerajaan pertama dalam hampir satu abad pada Juli tahun lalu, tetapi hanya beberapa bulan kemudian jatuh dari posisi tersebut.
Pernyataan dari istana menggambarkan dia sebagai "tidak tahu berterima kasih" setelah diklaim dia terlibat dalam persaingan dengan Ratu Suthida, istri Vajiralongkorn.
Istana Thailand mengklaim dia dihukum karena mencoba mengangkat dirinya ke "keadaan yang sama dengan ratu" tetapi pada 28 Agustus, Sineenat mendapatkan kembali semua gelar, kehormatan, dan posisi permaisuri kerajaan dipulihkan.
Lihat Juga :