Mabuk, Wanita Telanjang Ini Berkeliaran di Bandara Denver

Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:07 WIB
loading...
Mabuk, Wanita Telanjang Ini Berkeliaran di Bandara Denver
Seorang wanita telanjang berkeliaran di dalam Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat. Foto/CBS
A A A
DENVER - Seorang wanita dalam kondisi mabuk berkeliaran di dalam Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat (AS), tanpa mengenakan busana. Selama aksi telanjangnya , dia dengan santainya berinteraksi dengan para calon penumpang pesawat.

Aksinya telah memicu para petugas polisi bertindak cepat. Polisi belum mengungkap identitasnya.

Baca juga: Tetangga Indonesia Ini Luncurkan Misi ke Bulan pada 2026

Video kejadian itu telah ditayangkan di acara CBS kemarin. Dalam video tersebut, wanita itu membawa semacam botol air dan berjalan-jalan tanpa mengenakan pakaian.

Para petugas polisi berusaha menutupi tubuh wanita itu dengan kain, namun dia terlihat tertawa dan kemudian melompat pergi.

"Apa kabar Anda? Dari mana asal Anda?" tanya wanita itu kepada para calon penumpang pesawat yang menonton dan merekam ulahnya, seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (14/10/2021).

Kepolisian Denver mengatakan kejadian itu berlangsung pada 19 September 2021 lalu. Menurut polisi, itu terjadi sekitar pukul 05.00 pagi di dekat Gerbang A-37.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Pesta Seks Para ABG, Ibu Ini Dijebloskan ke Penjara

Polisi bandara juga merilis laporan tentang seorang wanita mabuk yang benar-benar telanjang.

"Petugas menanggapi dan menemukan wanita yang berlarian di sekitar concourse memiliki beberapa jenis masalah medis," bunyi laporan polisi bandara.

"Paramedis dipanggil. Wanita itu diangkut ke University Hospital dengan ambulans karena episode medis yang belum ditentukan."

Laporan CBS mengatakan bahwa meskipun telah memperoleh salinan video tersebut, mereka memilih untuk tidak merilisnya saat itu karena pihak berwenang yakin wanita itu mengalami masalah mental.

Washington Examiner menghubungi Bandara Internasional Denver untuk memberikan komentar tetapi tidak menerima balasan pada saat laporan dipublikasikan.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2141 seconds (11.252#12.26)