Iran: Senjata Nuklir Israel Adalah Ancaman Nyata di Timur Tengah!
Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
Di akhir debat, perwakilan misi Israel mengingatkan Majelis Umum PBB bahwa Iran adalah sponsor utama terorisme global, termasuk melalui penyediaan senjata.
Secara keseluruhan, Erdan berbicara tentang “eskalasi yang mengkhawatirkan di bidang kontrol senjata", sembari menyatakan bahwa Timur Tengah “masih berjuang dengan kurangnya norma dan prinsip kontrol senjata yang kronis.
“Ada kebutuhan mendesak untuk fokus pada implementasi, kepatuhan, dan verifikasi kewajiban negara,” katanya.
Erdan kemudian mencoba menjelaskan mengapa instrumen yang tersedia yang belum ditandatangani Israel, seperti NPT. Menurutnya, NPT tidak memadai untuk menangani masalah pengendalian senjata di Timur Tengah.
“Perjanjian Non-Proliferasi itu sendiri tidak memberikan solusi untuk tantangan keamanan yang unik di kawasan ini, apalagi pelanggaran berulang terhadap perjanjian itu oleh beberapa negara anggotanya. Empat dari lima kasus pelanggaran berat NPT terjadi di Timur Tengah,” katanya.
“Israel ingin menekankan pandangan lama bahwa Perjanjian [Tentang Larangan Senjata Nuklir] dan senjata pemusnah massal lainnya, yang tidak didukung oleh Israel, tidak dibuat, tidak berkontribusi pada pengembangan, atau menunjukkan keberadaan kebiasaan hukum yang berkaitan dengan subjek atau isi perjanjian,” katanya.
“Inisiatif seperti konferensi Zona Timur Tengah Bebas Senjata Nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya bertentangan dengan pedoman dan prinsip Zona Bebas Senjata Nuklir,” katanya lagi.
Secara keseluruhan, Erdan berbicara tentang “eskalasi yang mengkhawatirkan di bidang kontrol senjata", sembari menyatakan bahwa Timur Tengah “masih berjuang dengan kurangnya norma dan prinsip kontrol senjata yang kronis.
“Ada kebutuhan mendesak untuk fokus pada implementasi, kepatuhan, dan verifikasi kewajiban negara,” katanya.
Erdan kemudian mencoba menjelaskan mengapa instrumen yang tersedia yang belum ditandatangani Israel, seperti NPT. Menurutnya, NPT tidak memadai untuk menangani masalah pengendalian senjata di Timur Tengah.
“Perjanjian Non-Proliferasi itu sendiri tidak memberikan solusi untuk tantangan keamanan yang unik di kawasan ini, apalagi pelanggaran berulang terhadap perjanjian itu oleh beberapa negara anggotanya. Empat dari lima kasus pelanggaran berat NPT terjadi di Timur Tengah,” katanya.
“Israel ingin menekankan pandangan lama bahwa Perjanjian [Tentang Larangan Senjata Nuklir] dan senjata pemusnah massal lainnya, yang tidak didukung oleh Israel, tidak dibuat, tidak berkontribusi pada pengembangan, atau menunjukkan keberadaan kebiasaan hukum yang berkaitan dengan subjek atau isi perjanjian,” katanya.
“Inisiatif seperti konferensi Zona Timur Tengah Bebas Senjata Nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya bertentangan dengan pedoman dan prinsip Zona Bebas Senjata Nuklir,” katanya lagi.
(min)
Lihat Juga :