4 Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Telik Sandi dalam Balutan Seksualitas

Kamis, 14 Oktober 2021 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Mata Hari terlahir dengan nama Margaretha Geertruida Zelle. Dia terlahir dari pasangan pengusaha minyak Belanda yang sukses pada tahun 1876.

4 Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Telik Sandi dalam Balutan Seksualitas


Namun kebangkrutan bisnis sang ayah mengubah hidupnya secara drastis. Dia menikah dengan Kapten Rudolf Macleod.

Ketika berada di Jawa, dia belajar tarian Jawa dan menjadi penari elit pada saat itu. Margaretha menjadi mata-mata diawali kepindahannya ke Prancis.

Pada 1905, dia berganti haluan menjadi penari erotis. Profesi ini yang membuatnya dekat dengan sejumlah pejabat. Kemudian dia direkrut untuk menjadi agen spionase oleh dua kubu yang sedang berperang atau bisa disebut mata-mata ganda.

Ketika menjadi penari erotis di Jerman, Mata Hari dikabarkan direkrut untuk menjadi mata-mata oleh agen rahasia Jerman. Dia disebut dengan kode H21 oleh pihak Jerman. Selain menjadi mata-mata Jerman, dia juga direkrut untuk jadi mata-mata Prancis dan dibayar dengan honor 1 juta Frank.

Pekerjaannya dia terima agar dia bisa hidup bersama seorang kekasihnya asal Rusia, Vladmir Masloff. Pada 1916, Mata Hari ditangkap di London dan diinterogasi atas tuduhan telah menjadi agen ganda. Namun dia menolak tuduhan tersebut. Kemudian dia ditangkap oleh Agen Rahasia Prancis. Dia dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya.

3. Marthe Richard

Marthe Richard lahir di Prancis, 15 Agustus 1889. Dia mulai menjadi seorang PSK pada 1905. Perannya sebagai mata-mata berawal ketika suaminya meninggal saat Perang Dunia I pada 1916.

4 Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Telik Sandi dalam Balutan Seksualitas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved