Eks Presiden AS George W Bush Serukan Keadilan untuk George Floyd

Rabu, 03 Juni 2020 - 08:56 WIB
loading...
Eks Presiden AS George...
Mantan Presiden AS George W Bush buka suara terkait demonstrasi dan kerusuhan di AS. Foto/Bloomberg
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , George W Bush, buka suara terkait kerusuhan dan penjarahan yang dipicu aksi demonstrasi menuntut keadilan bagi George Floyd .

Lewat sebuah pernyataan, Bush mengatakan ia dan istrinya mengaku sangat sedih dengan kematian George Floyd yang brutal dan merasa terganggu dengan ketidakadilan dan ketakutan yang mencekik AS. Ia pun menyerukan AS untuk "memeriksa kegagalan yang tragis" dan mengakhiri penjarahan.

Pernyataan ini muncul ketika demonstrasi menentang perlakuan terhadap warga Afro-Amerika oleh polisi dan lembaga-lembaga lain berlanjut di kota-kota di seluruh AS lebih dari seminggu setelah Floyd meninggal dengan cara dicekik seorang perwira dengan lututnya dalam sebuah insiden yang direkam pada video oleh seorang saksi mata. Sejak perwira polisi itu didakwa dengan pembunuhan . (Baca: Viral, Video Pria Kulit Hitam Meninggal Dicekik Polisi AS )

"Tetap merupakan kegagalan yang mengejutkan bahwa banyak orang Afrika-Amerika, terutama laki-laki muda Afrika-Amerika, dilecehkan dan diancam di negara mereka sendiri," katanya.

"Ini adalah kekuatan ketika pengunjuk rasa, dilindungi oleh penegak hukum yang bertanggung jawab, berbaris untuk masa depan yang lebih baik," imbuhnya seperti dikutip dari Fox, Rabu (3/6/2020).

Bush mengatakan mengakhiri rasisme sistemik dalam masyarakat AS butuh mendengarkan suara-suara dari banyak orang yang terluka dan berduka.

"Kita hanya bisa melihat kenyataan kebutuhan Amerika dengan melihatnya melalui mata yang terancam, tertindas, dan kehilangan hak pilih," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Berita Terkini
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved