Lavrov Kecam Tuduhan Media Inggris Soal Mata-mata Rusia Curi Formula AstraZeneca
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menyoroti laporan tentang efek samping dari suntikan AstraZeneca, di mana sebagian kecil orang mengalami pembekuan darah setelah menerima suntikan. “Tidak ada kasus seperti itu yang terjadi dengan Sputnik V,” kata Lavrov. "Saya pikir setiap orang yang tertarik akan menarik kesimpulan untuk diri mereka sendiri,” lanjutnya.
Baca: Indonesia Dijadwalkan Terima 600 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca dari Prancis
Perselisihan muncul ketika Inggris dan Rusia berada di sisi yang berlawanan dari kampanye vaksinasi mereka. Sekitar 85 persen orang yang berusia di atas 12 tahun telah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 di Inggris, sementara hampir 80 persen mendapatkan keduanya.
Sementara Rusia, meski bisa cepat mengembangkan dan meluncurkan vaksin Sputnik ketika pandemi melanda tahun lalu, namun baru 33 persen warga mereka yang telah divaksinasi lengkap.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa, bahwa Rusia perlu mempercepat kampanye vaksinasi terhadap Covid-19 ketika negara itu mencatat 973 kematian terkait virus Corona. Ini adalah angka tertinggi kematian akibat Covid-19 di Rusia sejak dimulainya pandemi. Secara total, Rusia telah mencatat 426.361 kematian terkait virus Corona, sementara jumlah kematian di Inggris mencapai 137.763.
Baca: Indonesia Dijadwalkan Terima 600 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca dari Prancis
Perselisihan muncul ketika Inggris dan Rusia berada di sisi yang berlawanan dari kampanye vaksinasi mereka. Sekitar 85 persen orang yang berusia di atas 12 tahun telah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 di Inggris, sementara hampir 80 persen mendapatkan keduanya.
Sementara Rusia, meski bisa cepat mengembangkan dan meluncurkan vaksin Sputnik ketika pandemi melanda tahun lalu, namun baru 33 persen warga mereka yang telah divaksinasi lengkap.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa, bahwa Rusia perlu mempercepat kampanye vaksinasi terhadap Covid-19 ketika negara itu mencatat 973 kematian terkait virus Corona. Ini adalah angka tertinggi kematian akibat Covid-19 di Rusia sejak dimulainya pandemi. Secara total, Rusia telah mencatat 426.361 kematian terkait virus Corona, sementara jumlah kematian di Inggris mencapai 137.763.
(esn)
Lihat Juga :