Unjuk Kekuatan, Iran Sebar Rudal-rudal Buatan Sendiri di Gurun

Rabu, 13 Oktober 2021 - 04:51 WIB
loading...
Unjuk Kekuatan, Iran...
Sistem rudal pertahanan Mersad-16 buatan dalam negeri Iran dilibatkan dalam latihan Modafe’an-e Aseman-e Velayat 98 pada 2019. Foto/Fars News Agency
A A A
TEHERAN - Iran meluncurkan latihan pertahanan udara khusus Modafe'an-e Aseman-e Velayat (Pembela Langit Velayat) yang dimulai Selasa (12/10/2021). Manuver untuk unjuk kekuatan ini dilakukan dengan menyebarkan rudal-rudal buatan sendiri di gurun tengah.

Latihan militer dimulai dengan penyebaran rudal buatan sendiri dan penyebaran radar. Manuver ini juga mencakup operasi pengintaian, peperangan elektronik, operasi sistem komunikasi, dan operasi jaringan pengawasan visual.



Brigadir Jenderal Qader Rahimzadeh, Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia, mengatakan dalam latihan pertahanan udara tahap pertama, pengerahan sistem pertahanan dengan reaksi cepat pasukan operasional sesuai dengan prinsip-prinsip pertahanan pasif untuk menipu musuh dilakukan.

"Pada tahap latihan ini, penerbangan pengintaian dan identifikasi pesawat berawak dan tak berawak Angkatan Darat dan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) dilakukan," katanya seperti dikutip Tehran Times, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, melindungi perbatasan udara Republik Islam dan perlindungan komprehensif dari pusat sensitif dan vital negara adalah salah satu tujuan dari latihan tersebut.

Menunjuk penggunaan sistem pertahanan udara dalam negeri dalam latihan tersebut, komandan pangkalan pertahanan udara mengatakan sistem komando dan kontrol penempatan, sistem radar Meraj, radar Fatah-2, sistem intelijen taktis dan pengintaian, sistem elektro-optik dan sistem peperangan elektronik yang digunakan dalam latihan.

"Dalam latihan pertahanan udara khusus bersama, semua sistem deteksi, pengintaian, intersepsi dan tempur yang digunakan oleh tentara dan unit pertahanan udara IRGC diproduksi oleh spesialis dan pemuda Iran yang berkomitmen dalam angkatan bersenjata dan industri pertahanan negara," kata Jenderal Rahimzadeh.



Dia mengatakan slogan latihan itu adalah "otoritas pertahanan, langit yang aman". Menurutnya, pembentukan lapisan pertahanan udara yang aman untuk melindungi perbatasan udara Iran dan juga pertahanan komprehensif pusat-pusat kritis negara itu termasuk di antara tujuan latihan militer.

Iran telah membuat terobosan besar dalam merancang dan membangun senjata canggih. Misalnya, sistem rudal pertahanan udara yang diberi nama Bavar 373, diyakini menyaingi S-300 buatan Rusia. Kemajuan industri pertahanan dapat menjadi katalis bagi kemajuan industri lain di tanah air.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Perang Panas Trump dan...
Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?
Anggota Parlemen Iran...
Anggota Parlemen Iran Serukan Teheran Memiliki Senjata Nuklir
Iran Rayakan Idulfitri...
Iran Rayakan Idulfitri pada Senin, Presiden Masoud Pezeshkian Serukan Persatuan Negara-negara Islam
Trump Kirim Surat Permintaan...
Trump Kirim Surat Permintaan Perundingan Nuklir, Iran Tolak Mentah-mentah
Iran Tidak Peduli dan...
Iran Tidak Peduli dan Tak Takut dengan Ancaman Trump
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
Tarif Trump Ancam Ekonomi...
Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
Perhatian! One Way Arah...
Perhatian! One Way Arah Puncak Diberlakukan Pagi Ini untuk Urai Kepadatan Wisatawan
Berita Terkini
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
45 menit yang lalu
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
1 jam yang lalu
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
2 jam yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
4 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
5 jam yang lalu
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved