Etnik Asia di Inggris Lebih Rawan Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Rabu, 03 Juni 2020 - 02:01 WIB
loading...
Etnik Asia di Inggris...
Nama-nama orang yang meninggal akibat Covid-19 terlihat di makam di Clapton, London, Inggris, 2 Juni. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Orang kulit hitam dan Asia di Inggris sekitar 50% lebih rawan meninggal dunia jika terjangkit Covid-19. Hasil studi ini menegaskan kembali laporan sebelumnya yang menyebut sejumlah kelompok minoritas etnik yang lebih berisiko dari virus corona.

Laporan oleh Public Health England (PHE) untuk memeriksa bagaimana penyakit mempengaruhi orang, menunjukkan ada efek tidak proporsional pada minoritas etnik.

Laporan itu muncul saat pejabat hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti dampak penyakit pada komunitas di Inggris dan negara lain.

“Tingkat kematian dari Covid-19 lebih tinggi untuk grup etnik kulit hitam dan Asia saat dibandingkan dengan grup etnik kulit putih,” papar laporan PHE.

Menurut laporan itu, etnik Bangladesh dua kali lebih berisiko meninggal dunai dibandingkan kulit putih Inggris.

“Etnik China, India, Pakistan atau Asia lainnya, serta Karibia dan kulit hitam lain, memiliki antara 10 hingga 50% risiko kematian lebih tinggi dibandingkan grup kulit putih,” ungkap laporan PHE. (Baca Juga: Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona)

Temuan ini mirip studi sebelumnya oleh Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) yang dirilis bulan lalu, serta laporan lain dari Finlandia untuk Amerika Serikat (AS).

PHE menyatakan kematian yang tidak proporsional pada grup kulit hitam, Asia dan etnik minoritas berbeda dengan apa yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir. (Baca Juga: Puluhan Tentara Rusia Jadi Relawan Vaksin Virus Corona)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved