Maladewa dan Mauritania, Negara 100 Persen Islam

Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:30 WIB
loading...
Maladewa dan Mauritania,...
Maladewa dan Mauritania, Negara 100 Persen Islam. FOTO/Reuters
A A A
MALADEWA - Berdasarkan sebuah artikel bertajuk ‘Kontribusi Islam Terhadap Masa Depan Peradaban di Asia Tenggara’, banyak ahli memprediksikan ada sebanyak 1,6 miliar masyarakat Muslim di seluruh dunia. Dari angka tersebut, 62,1 % nya menetap di benua Asia .

Populasi umat Muslim dikatakan akan terus mengalami peningkatan sebanyak 30 % hingga 2030. Sementara itu, tingkat pertumbuhannya saat ini mendapai 2 kali lipat jika dibandingkan dengan penduduk non Muslim.

Baca: Kosovo Negara Mayoritas Muslim Buka Kedutaan di Yerusalem Tuai Kecaman

Selama ini, masyarakat sudah banyak yang mengetahui jika ada 3 negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, yakni Indonesia, Pakistan, dan Bangladesh. Namun, tahukah Anda jika ada 2 negara dengan penduduk yang seluruhnya Muslim atau negara 100 persen Islam? Negara tersebut adalah Maladewa dan Mauritania.

Maladewa, adalah sebuah negara kecil yang berada di kawasan Asia Selatan. Negara ini dikenal dengan potensi pariwisatanya yang sangat bagus. Tak jarang, Maladewa menjadi destinasi wisata bagi para wisatawan seluruh dunia.

Mengutip tulisan bertajuk ‘Profil Maladewa dan Dinamika Pariwisata Maladewa’, lini pariwisata di Maladewa bisa berkontribusi positif hingga mendanai pembangunan. Namun demikian, negara itu sebenarnya kurang terkenal dalam hubungan politik dengan dunia luar.

Bawa: Australia Bantu Selidiki Serangan Bom pada Mantan Presiden Maladewa

Maladewa dikenal sebagai sebuah negara yang memiliki banyak etnis. Sebagian besar, penduduknya beretnis Divehi. Selain itu, ada beberapa etnis lain seperti Dravida, Sinhale dan Aran. Sebagian kecil warga Maladewa merupakan bangsa Afrika. Seluruh penduduk Maladewa memeluk agama Islam.

Eksistensi Islam di Maladewa sudah dimulai sekitar 800 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1150. Berbagai ahli menyebut, Islam pertama kali dibawa masuk ke Maladewa oleh pedagang asal Gujarat dan Persia. Pedagang-pedagang itu memang merupakan Muslim. Kurang lebih 30 tahun setelahnya, Islam juga dibawa oleh tokoh agama. Sehingga, penyebarannya tersebar secara masif.

Tokoh Muslim menyebarkan ajaran Islam melalui ajaran damai dan akulturasi dengan kebudayaan lain di masa itu. Hingga saat ini, agama Islam masih menjadi kepercayaan bagi seluruh masyarakat Maladewa

Bawa: Negara Muslim Ini Hapus 'Kecuali Israel' dari Paspornya

Selain Maladewa, Mauritania juga memiliki penduduk yang seluruhnya beragama Islam. Negara itu memiliki nama resmi Republik Islam Mauritania. Nama itu digunakan Mauritania sejak memperoleh kemerdekaan di tahun 1960.

Terletak di bagian barat benua Afrika, Mauritania menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi mereka. Awalnya, Islam masuk ke Afrika Barat termasuk Mauritania pada abad ke-8 melalui pedagang dan mengrajin muslim. Penyebaran Islam berlangsung sangat luas dan cepat. Setelah itu, ada pula kelompok tarekat sufi yang memasuki Mauritania. Hingga kini, tarekat sufi terus berkembang di negara itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Menteri Zionis Ini Desak...
Menteri Zionis Ini Desak Israel Larang Azan di Masjid, Dianggap Terlalu Bising
Ini 8 Negara Kristen...
Ini 8 Negara Kristen dan 8 Negara Muslim Terbesar di Dunia: AS dan Indonesia Teratas
Gawat, Menteri Israel...
Gawat, Menteri Israel Janji Bongkar Makam Ulama Islam Izzuddin al-Qassam
Paus Leo Copot Sepatu...
Paus Leo Copot Sepatu dan Masuk Masjid Biru Istanbul, tapi Menolak Ikut Berdoa
Profil Mark A Gabriel,...
Profil Mark A Gabriel, Penceramah Murtad dan Pengkritik Islam yang Klaim Lulusan Al-Azhar
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved