Mengenang Perjuangan Che Guevara, Pemimpin Revolusi Kuba yang Mati Muda
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada 9 Oktober 1967, Guevara dibunuh oleh tentara Bolivia. Ia tewas di usia muda, 39 tahun. Satu hari sebelumnya, pasukan Bolivia yang didukung militer AS menangkap Guevara saat memerangi kelompok gerilyawannya di Bolivia. Tangannya dipotong sebagai bukti kematian dan tubuhnya dimakamkan di kuburan tak bertanda.
Salah satu pernyataannya yang terkenal adalah: "Kita tidak bisa yakin memiliki sesuatu untuk hidup kecuali kita bersedia mati untuk itu."
Pada tahun 1997, jenazah Guevara ditemukan dan dikirim kembali ke Kuba, di mana mereka dimakamkan kembali dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Kuba, Fidel Castro dan ribuan warga Kuba.
Setelah kematiannya, Guevara mencapai status pahlawan di antara orang-orang di seluruh dunia sebagai simbol anti-imperialisme dan revolusi. Sebuah foto tahun 1960 yang diambil oleh Alberto Korda dari Guevara dengan baret menjadi ikon dan sejak itu. Foto ikonik itu muncul di banyak poster dan T-shirt. Namun, tidak semua orang menganggap Guevara sebagai pahlawan. Ia juga dituduh memerintahkan kematian ratusan orang di penjara Kuba selama revolusi.
Salah satu pernyataannya yang terkenal adalah: "Kita tidak bisa yakin memiliki sesuatu untuk hidup kecuali kita bersedia mati untuk itu."
Pada tahun 1997, jenazah Guevara ditemukan dan dikirim kembali ke Kuba, di mana mereka dimakamkan kembali dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Kuba, Fidel Castro dan ribuan warga Kuba.
Setelah kematiannya, Guevara mencapai status pahlawan di antara orang-orang di seluruh dunia sebagai simbol anti-imperialisme dan revolusi. Sebuah foto tahun 1960 yang diambil oleh Alberto Korda dari Guevara dengan baret menjadi ikon dan sejak itu. Foto ikonik itu muncul di banyak poster dan T-shirt. Namun, tidak semua orang menganggap Guevara sebagai pahlawan. Ia juga dituduh memerintahkan kematian ratusan orang di penjara Kuba selama revolusi.
(esn)
Lihat Juga :