Taliban Dulu Ledakkan Situs Buddha Bamiyan, tapi Sekarang Menjaganya

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Patung-patung itu selamat dari serangan abad ke-17 oleh kaisar Mughal Aurangzeb, dan kemudian patung raja Persia Nader Shah, yang merusaknya dengan tembakan meriam.

Jejak mereka tetap tergeletak di sekitar situs Bamiyan di bawah tenda kanvas, terkoyak oleh angin lembah.

Para ahli warisan dunia sangat meragukan bahwa situs itu akan dibangun kembali.

Tetapi rezim baru Taliban bersikeras bahwa mereka ingin melindungi warisan arkeologi negara itu, meskipun ada kejutan global yang dipicu oleh gambar-gambar Buddha yang menghilang dalam awan debu.

"Dengan ekonomi negara yang terguncang, mereka menyadari bahwa pekerjaan untuk melindungi warisan memberikan penghasilan tetap,” kata Philippe Marquis, direktur delegasi arkeologi Prancis di Afghanistan.

Para pekerja bekerja di Bamiyan akan memberikan sentuhan akhir pada pusat budaya dan museum sebagai bagian dari proyek yang didukung UNESCO senilai USD20 juta yang akan diresmikan dengan meriah bulan ini.

“Sekarang kita harus melihat bagaimana cara kerjanya,” kata Philippe Delanghe, kepala program budaya di kantor UNESCO Kabul, yang saat ini berbasis di Prancis.

“Pemerintahan saat ini ingin kita kembali bekerja sama. Sepertinya cukup aman," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Dian Sastro Hadiri Perayaan...
Dian Sastro Hadiri Perayaan Waisak di Borobudur, Ternyata Ini Alasannya!
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
5 Fakta Menarik Belalang...
5 Fakta Menarik Belalang Setan, Cantik tapi Punya Cairan Beracun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved