Kapal Selam Nuklir AS Tabrakan di Bawah Laut China Selatan

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 06:57 WIB
loading...
A A A
Pada bulan September lalu China sedang berburu kapal selam di Laut Cina Selatan, di mana foto-foto satelit menunjukkan peningkatan kehadiran di pulau-pulau buatan yang dimiliterisasi di wilayah tersebut.

Meskipun ada beberapa cedera di antara kru, tidak ada yang dianggap mengancam jiwa dan Armada Pasifik AS mengatakan "keselamatan kru tetap menjadi prioritas utama".

Angkatan Laut mengatakan kapal selam nuklir itu sendiri tetap dalam kondisi aman dan stabil dan pembangkit tenaga nuklir USS Connecticut tidak terpengaruh.

“Tingkat kerusakan pada kapal selam sedang dinilai,” kata Angkatan Laut.

Baca juga: Lagi, Jet Tempur Siluman F-35 AS Jatuhkan Bom Nuklir B61 Inert

AS tidak memerlukan bantuan dari negara lain dan sedang menyelidiki insiden tersebut untuk menentukan apa yang salah.

Pada bulan Mei dan Juni, citra satelit menemukan bahwa pesawat komando radar anti-kapal selam Y-8Q dan KQ-200 dan KJ-500 China, bersama dengan helikopter anti-kapal selam dan pengangkut pasukan, telah menjadi fitur permanen pada Subi dan Mischief Reef.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved