Gempa Guncang Pakistan, 20 Orang Tewas di Provinsi Balochistan

Kamis, 07 Oktober 2021 - 16:12 WIB
loading...
Gempa Guncang Pakistan,...
Beberapa anak dievakuasi akibat gempa di Pakistan. Foto/epa
A A A
ISLAMABAD - Sebanyak 20 orang tewas setelah gempa bumi mengguncang provinsi Balochistan, Pakistan selatan, pada Kamis pagi (7/10/2021).

Pihak berwenang mengatakan jumlah korban tewas dapat meningkat, dan banyak orang tewas ketika bangunan runtuh.

“Banyak dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak,” ungkap laporan kantor berita Reuters.

Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) berada pada kedalaman dangkal 9 km. Gempa dangkal dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Pejabat setempat mengatakan kepada BBC Urdu bahwa ada 150 orang lainnya diperkirakan terluka, dengan beberapa orang dari mereka dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Operasi penyelamatan sedang berlangsung, dan media lokal melaporkan dokter dan paramedis militer telah mencapai daerah yang dilanda gempa untuk membantu upaya penyelamatan.

Sejumlah orang yang terluka parah dievakuasi melalui udara ke ibu kota provinsi Quetta dengan helikopter tentara Pakistan.

“Beberapa orang dirawat di tandu dengan petugas medis menggunakan telepon sebagai penerangan,” papar laporan Reuters.

“Lebih dari 100 rumah lumpur telah runtuh dan sejumlah besar bangunan rusak, menyebabkan ratusan orang kehilangan tempat tinggal,” ungkap seorang pejabat.

Mengirim belasungkawa melalui Twitter, Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengatakan, "Saya telah memerintahkan bantuan segera secara darurat untuk korban gempa di Harnai, Balochistan, dan untuk penilaian segera kerusakan untuk bantuan tepat waktu dan kompensasi."

Gambar di media sosial menunjukkan orang-orang di ibu kota provinsi Quetta turun ke jalan setelah gempa mengguncang.

“Sebagian besar kerusakan tampaknya telah mempengaruhi distrik Harnai,” papar para pejabat.

Harnai yang terletak di sebelah timur Quetta memiliki sejumlah besar tambang batu bara yang bisa runtuh saat gempa.

Menteri Dalam Negeri Balochistan Mir Ziaullah Langu mengatakan kepada BBC bahwa layanan darurat telah dikirim ke daerah tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved