AS Menuntut Jawaban Atas Peracunan Alexei Navalny, Rusia Naik Pitam

Kamis, 07 Oktober 2021 - 00:09 WIB
loading...
AS Menuntut Jawaban...
AS menuntut jawaban atas peracunan Alexey Navalny, Rusia naik pitam. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Rusia menjawab permintaan dunia internasional agar memberikan jawaban tentang peracunan politisi oposisi yang dipenjara Alexei Navalny , dengan menuding Amerika Serikat (AS) tidak mematuhi kewajiban senjata kimia internasionalnya.

AS termasuk di antara kelompok 45 negara yang, di bawah aturan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), telah memberi Rusia 10 hari untuk menanggapi pertanyaan tentang serangan racun terhadap Navalny menggunakan Novichok pada Agustus 2020.

Departemen Luar Negeri AS menyimpulkan bahwa agen dari badan intelijen Rusia, FSB, telah meracuni Navalny menggunakan Novichok. OPCW yang berbasis di Den Haag mengatakan sampel dari Navalny, yang dipasok oleh Jerman, dinyatakan positif mengandung Novichok .

Moskow menyangkal bertanggung jawab atas insiden itu, yang memicu kecaman internasional dan kritikus Kremlin diterbangkan ke Jerman untuk perawatan. Dia kemudian dipenjara sekembalinya ke negara itu, yang memicu aksi protes dalam negeri dan diikuti oleh sanksi AS.

Baca juga: Inggris Sanksi Tujuh Agen Intelijen Rusia

Pernyataan hari Selasa oleh negara-negara, termasuk Uni Eropa, Australia dan Kanada, mengatakan bahwa penting bahwa Rusia mengungkapkan secara rinci apa yang telah dilakukan untuk menyelidiki dan menjelaskan penggunaan senjata kimia di wilayahnya.

Namun, kedutaan Rusia di Washington memilih mengarahkan jarinya ke AS dalam menolak tuduhan internasional tentang kasus Navalny.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
Berita Terkini
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved