Mossad Gagal Temukan Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam
Selasa, 05 Oktober 2021 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Arad, seorang tentara yang bertugas sebagai navigator Angkatan Udara Israel, berupaya menyelamatkan pesawat tempur yang jatuh di atas Lebanon selama misi pengeboman 1986.
Awalnya ditawan oleh gerilyawan Amal Lebanon, dia secara luas dianggap tidak lagi hidup. Dia terakhir terdengar masih hidup pada tahun 1988.
“Itu adalah operasi yang kompleks dan berskala luas. Hanya itu yang bisa dikatakan saat ini,” kata Bennett dalam sambutannya dalam pleno Knesset atau Parlemen.
"Kami melakukan upaya lebih lanjut di jalan untuk memahami nasib Ron."
Baca juga: China Warning AS soal Taiwan: Perang Dapat Dipicu Kapan Saja!
Bennett mengatakan operasi melibatkan para agen pria dan wanita Mossad pada bulan lalu.
Arad keluar dari pesawatnya selama operasi di Lebanon selatan pada 1986. Israel yakin dia ditangkap oleh kelompok Syiah Amal sebelum diserahkan ke Iran, dipindahkan dari Lebanon ke Iran dan kemudian kembali lagi ke Lebanon.
Awalnya ditawan oleh gerilyawan Amal Lebanon, dia secara luas dianggap tidak lagi hidup. Dia terakhir terdengar masih hidup pada tahun 1988.
“Itu adalah operasi yang kompleks dan berskala luas. Hanya itu yang bisa dikatakan saat ini,” kata Bennett dalam sambutannya dalam pleno Knesset atau Parlemen.
"Kami melakukan upaya lebih lanjut di jalan untuk memahami nasib Ron."
Baca juga: China Warning AS soal Taiwan: Perang Dapat Dipicu Kapan Saja!
Bennett mengatakan operasi melibatkan para agen pria dan wanita Mossad pada bulan lalu.
Arad keluar dari pesawatnya selama operasi di Lebanon selatan pada 1986. Israel yakin dia ditangkap oleh kelompok Syiah Amal sebelum diserahkan ke Iran, dipindahkan dari Lebanon ke Iran dan kemudian kembali lagi ke Lebanon.
Lihat Juga :