Simulasi Seks Oral dengan Polwan di Depan Katedral Rusia, Blogger Ini Picu Kemarahan

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 10:56 WIB
loading...
Simulasi Seks Oral dengan...
Ruslan Bobiev, blogger Tajikistan, mensimulasikan seks oral dengan seorang polisi wanita di depan katedral terkenal di Moskow, Rusia. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Gara-gara simulasikan seks oral dengan polisi wanita (polwan) di depan Katedral St. Basil, landmark utama Moskow, seorang blogger Tajikistan memicu kemarahan publik Rusia . Blogger itu akhirnya minta maaf karena ulah nakanya di depan salah satu gereja paling suci tersebut.

Ruslan Bobiev, blogger yang juga bintang media sosial asal Tajikistan, merilis sebuah video yang mengatakan dia meminta maaf atas aksinya dan berjanji tidak akan pernah melakukannya lagi.

Baca juga: Iran: Perang dengan Israel Sudah Dimulai!

Kemarahan publik Rusia pecah ketika foto-foto Bobiev melakukan simulasi seks oral dengan polwan berambut pirang di-posting di halaman Instagramnya yang sekarang dinonaktifkan.

Dalam posting-nya, Bobiev terlihat cemberut ke lensa bersama seorang polwan berambut pirang. Dalam hitungan detik, polwan itu terlihat berjongkok di depannya layaknya melakukan adegan seks oral.

Selama beraksi, perempuan itu masih mengenakan jaket hitam bertulisan “polisi” di punggungnya.

Bobiev, yang sebelumnya memfilmkan klip dirinya meninju seorang pria yang tidak curiga di bagian belakang kepala, dan mengalami masalah dengan polisi di metro Moskow, ditahan pada hari Kamis (30/9/2021) setelah insiden tersebut.

Penyelidik mengatakan dia telah melanggar hukum karena menyebabkan pelanggaran kepada publik dan melakukan tindakan yang sengaja dirancang untuk menabur perpecahan agama.

Petarung seni bela diri campuran Rusia Maxim Divnich termasuk di antara mereka yang mengecam aksi tersebut.

“Sebagai permulaan, ini tidak menghormati orang, kepercayaan, dan budaya negara tempat dia datang,” kata Divnich, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (2/10/2021).

"Kedua, itu secara khusus tidak menghormati petugas penegak hukum," katanya.

Petarung itu mencap sensasi media sosial sang blogger sebagai "binatang yang mengejar popularitas".

Baca juga: Sepak Terjang Adik Kim Jong-un yang Akan Jadi Wanita Paling Berbahaya di Dunia

Lahir di Tajikistan, Bobiev diyakini telah pindah ke Rusia untuk menerima tawaran di Universitas Negeri Moskow yang bergengsi di negara itu. Sebelum menonaktifkan, dia memiliki lebih dari 100.000 pelanggan di Instagram.

Kemudian pada hari Jumat, Bobiev muncul di hadapan pengadilan di ibu kota Rusia di mana seorang hakim memerintahkan dia akan ditahan selama sepuluh hari karena tidak mematuhi polisi. Dia akan dideportasi dari Rusia di akhir masa hukumannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved