Makin Tegang, Iran Gelar Latihan Militer Dekat Perbatasan Azerbaijan

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 16:52 WIB
loading...
Makin Tegang, Iran Gelar...
Pemandangan di Jembatan Khodaafarin dekat perbatasan dengan Iran yang sekarang dikontrol Azerbaijan, dengan latar belakang tentara Iran di Distrik Jabrayil, 7 Desember 2020. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Tentara nasional Iran memulai latihan pada Jumat (1/10/2021) di dekat perbatasannya dengan Azerbaijan.

Televisi pemerintah Iran menayangkan kemampuan militer di dekat tetangga yang semakin skeptis untuk hubungannya dengan Barat dan Israel.

“Artileri, drone, dan helikopter akan berpartisipasi dalam latihan tersebut,” papar laporan itu, tanpa merinci berapa lama latihan militer akan bertahan atau di mana tepatnya latihan itu akan digelar.

Baca juga: Rezim Assad Danai Perang Suriah Lewat Kedutaan Besarnya di Eropa

Iran kadang-kadang mengadakan latihan militer semacam itu. Teheran mengatakan ingin menilai kesiapan tempur dan menunjukkan kemampuan militernya.

Baca juga: Diancam Dibunuh, Ratusan Warga Tarik Pernyataan Normalisasi dengan Israel

Latihan itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan. Iran mewaspadai Azerbaijan khususnya atas kerja sama militernya yang mendalam dengan musuh bebuyutannya, Israel.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Pangkalan Rudal Rahasia Iran Rusak Akibat Ledakan

Iran pada Kamis menyuarakan keprihatinannya kepada Duta Besar Azerbaijan di Teheran Ali Alizadeh.

“Kami tidak mentolerir kehadiran dan aktivitas terhadap keamanan nasional kami dari rezim Zionis, atau Israel, di dekat perbatasan kami,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.

"Dan kami akan melakukan tindakan apa pun yang diperlukan dalam hal ini," tegas dia.

Amirabdollahian menggambarkan hubungan antara Iran dan Azerbaijan sebagai "penting", tetapi bersikeras bahwa Iran memiliki "hak" untuk mengadakan latihan.

Awal pekan ini, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan dia terkejut dengan latihan yang direncanakan Iran, saat wawancara dengan Badan Anadolu yang dikelola negara Turki.

Azerbaijan dan Israel telah memperkuat aliansi militer mereka dalam beberapa bulan terakhir, dengan drone berteknologi tinggi yang dipasok Israel membantu Azerbaijan dalam konfliknya melawan Armenia atas wilayah Nagorno-Karabakh tahun lalu.

Ketegangan dengan Azerbaijan juga memperumit jalur perbatasan penting yang digunakan truk untuk mengangkut bahan bakar dan barang-barang lainnya dari Iran ke Armenia.

Pihak berwenang Azerbaijan telah menahan dua pengemudi truk Iran dalam beberapa pekan terakhir karena mencoba mengambil rute tersebut. Tindakan Azerbaijan itu membuat marah Iran.

Kepala Angkatan Darat Iran Jenderal Kioumars Heidari menggambarkan kehadiran Israel di Azerbaijan sebagai “mengganggu keamanan” di wilayah tersebut.

“Sensitivitas kami terhadap perbatasan telah meningkat dan aktivitas (Israel) di sini di bawah pengawasan kami sepenuhnya,” katanya pada latihan militer tersebut dilansir kantor berita resmi IRNA pada Jumat.

Latihan militer itu dilakukan setelah Azerbaijan menjadi tuan rumah latihan militer bersama pada September dengan pasukan khusus Turki dan Pakistan untuk pertama kalinya.

Wilayah ini tetap gelisah atas program nuklir Iran yang meningkat. Pembicaraan di Wina untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015 yang sekarang compang-camping dengan kekuatan dunia telah terhenti sejak Juni, tanpa tanggal yang ditetapkan untuk dimulainya kembali.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved