Serangan Apokaliptik Kutu Bikin 2 SD di AS Tutup

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 05:14 WIB
loading...
Serangan Apokaliptik...
Kutu menyerang dua sekolah dasar di California, AS. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Dua sekolah dasar (SD) di Oakland, California, Amerika Serikat (AS) ditutup selama akhir pekan untuk pembersihan intensif menyusul serangan kutu yang oleh seorang guru digambarkan "apokaliptik."

“Ada kutu-kutu kecil di mana-mana, anak-anak mulai melompat-lompat sambil berkata 'ya ampun, Ms. Wilson! Apa ini? Apa ini?'” kata guru bernama Kathryn Wilson seperti dikutip dari Macon, Jumat (1/10/2021).

Wilson, yang mengajar di Sekolah Dasar Esperanza, mengatakan bahwa anak-anak yang belajar di taman sekolah diselimuti oleh kutu, menggambarkannya sebagai "proporsi apokaliptik."

"Saat kami tiba di rumah, semua wajahnya seperti, dia digigit serangga dari kutu, dan saya seperti, 'Ya Tuhan, apa yang terjadi?'" orang tua dari murid bernama Elizabeth Pena memberi tahu stasiun televisi lokal.

Baca juga: Rusa Putih Langka Ditembak Mati Polisi di Jalanan Kota

Pejabat distrik mengatakan kutu-kutu itu kemungkinan berasal dari rakun yang hidup di sebuah taman yang bersebelahan dengan sekolah-sekolah tersebut.

"Ketika Anda berjalan melalui area yang terdapat kutu, ia mungkin melompat ke sepatu Anda, melompat ke celana Anda," kata juru bicara distrik John Sasaki.

"Dan saat Anda berjalan, mereka akan mengantar Anda ke mana pun Anda pergi," imbuhnya.

Distrik Sekolah Bersatu Oakland mengatakan dalam rilis berita sekolah dasar Akademi Penemuan Esperanza dan Korematsu, yang bersebelahan, akan dibuka kembali Senin. Upaya sebelumnya untuk membasmi kutu yang menjadi masalah pada pertengahan September lalu rupanya telah gagal.

Baca juga: Waduh! Gerombolan Babi Hutan Invasi Ibu Kota Italia

“Kami tidak pernah ingin menutup sekolah, terutama setelah satu setengah tahun terakhir yang kita semua alami dengan COVID-19, tetapi ini perlu untuk menjaga fasilitas sekolah tetap aman,” kata kepala dinas distrik Preston Thomas dalam pernyataannya.

Rilis tersebut menyatakan siswa di kedua sekolah tersebut telah ditawari program studi independen jangka pendek dan pekerjaan rumah selama sekolah mereka tutup pada Kamis dan Jumat.

Para pejabat mengatakan anak-anak dan guru harus melihat perubahan ketika mereka kembali, tetapi memperingatkan bahwa beberapa masalah terkait serangan kutu ini dapat berlanjut.

Baca juga: Asyik Bergaya untuk Pemotretan, Model Jerman Diserang Macan Tutul
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved