Luncurkan Hwasong-8, Korea Utara Gabung dalam Perlombaan Rudal Hipersonik
Rabu, 29 September 2021 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Chang Young-keun, seorang spesialis rudal di Universitas Aerospace Korea, mengatakan uji coba kendaraan peluncur hipersonik (HGV) Korut kemungkinan gagal, mengingat penerbangan itu memiliki kecepatan Mach 2.5, mengutip penilaian yang dilaporkan oleh intelijen militer Korsel.
“Teknologi HGV Utara tidak sebanding dengan AS, Rusia atau China dan untuk saat ini tampaknya bertujuan untuk jarak pendek yang dapat menargetkan Korea Selatan atau Jepang,” jelas Chang.
Korut pekan lalu mengatakan pihaknya bersedia untuk mempertimbangkan pertemuan puncak dengan Korsel jika rasa saling menghormati antara tetangga dapat dijamin, menyusul seruan Presiden Korsel Moon Jae-in untuk secara resmi mendeklarasikan Perang Korea 1950-1953 berakhir.
Negosiasi denuklirisasi, yang diprakarsai antara mantan Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada 2018, telah terhenti sejak 2019 lalu.
Kedua Korea sama-sama menguji coba rudal balistik pada 15 September, bagian dari perlombaan senjata di mana kedua negara telah mengembangkan senjata yang semakin canggih sementara upaya terbukti sia-sia untuk membuat pembicaraan berlangsung meredakan ketegangan.
Baca juga: Korsel Klaim Sukses Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
“Teknologi HGV Utara tidak sebanding dengan AS, Rusia atau China dan untuk saat ini tampaknya bertujuan untuk jarak pendek yang dapat menargetkan Korea Selatan atau Jepang,” jelas Chang.
Korut pekan lalu mengatakan pihaknya bersedia untuk mempertimbangkan pertemuan puncak dengan Korsel jika rasa saling menghormati antara tetangga dapat dijamin, menyusul seruan Presiden Korsel Moon Jae-in untuk secara resmi mendeklarasikan Perang Korea 1950-1953 berakhir.
Negosiasi denuklirisasi, yang diprakarsai antara mantan Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada 2018, telah terhenti sejak 2019 lalu.
Kedua Korea sama-sama menguji coba rudal balistik pada 15 September, bagian dari perlombaan senjata di mana kedua negara telah mengembangkan senjata yang semakin canggih sementara upaya terbukti sia-sia untuk membuat pembicaraan berlangsung meredakan ketegangan.
Baca juga: Korsel Klaim Sukses Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
(ian)
Lihat Juga :