Prancis Kembalikan Dubes ke Washington Pekan Depan Setelah Macron-Biden Bicara
Kamis, 23 September 2021 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
Prancis menarik duta besarnya untuk AS dan Australia menyusul pengumuman 15 September oleh Washington, Canberra dan London bahwa ketiga negara akan membentuk blok keamanan baru yang dikenal sebagai AUKUS.
Selain langkah-langkah yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), perang siber, dan kemungkinan penempatan lebih banyak pasukan AS dan kemampuan angkatan laut di Australia, pakta tersebut akan memungkinkan Canberra membangun armada baru kapal selam bertenaga nuklir di galangan kapal Australia menggunakan teknologi reaktor Amerika Serikat dan Inggris.
Prancis menjuluki perjanjian kejutan, yang tidak dibahas oleh AS, Inggris dan Australia dengan sekutu dan mitra mereka sebelumnya, sebagai "tikaman dari belakang".
Paris menyebut perilaku ketiga negara itu "tidak dapat diterima". Prancis lantas membatalkan rencana konferensi tingkat tinggi Anglo-Prancis dan mengancam akan menggagalkan kesepakatan perdagangan bebas Australia-UE.
Ancaman itu tampaknya berhasil melunakkan sikap AS. Prancis kemungkinan akan mendapat bagian dari pakta baru yang akan direvisi tersebut.
Selain langkah-langkah yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), perang siber, dan kemungkinan penempatan lebih banyak pasukan AS dan kemampuan angkatan laut di Australia, pakta tersebut akan memungkinkan Canberra membangun armada baru kapal selam bertenaga nuklir di galangan kapal Australia menggunakan teknologi reaktor Amerika Serikat dan Inggris.
Prancis menjuluki perjanjian kejutan, yang tidak dibahas oleh AS, Inggris dan Australia dengan sekutu dan mitra mereka sebelumnya, sebagai "tikaman dari belakang".
Paris menyebut perilaku ketiga negara itu "tidak dapat diterima". Prancis lantas membatalkan rencana konferensi tingkat tinggi Anglo-Prancis dan mengancam akan menggagalkan kesepakatan perdagangan bebas Australia-UE.
Ancaman itu tampaknya berhasil melunakkan sikap AS. Prancis kemungkinan akan mendapat bagian dari pakta baru yang akan direvisi tersebut.
(sya)
Lihat Juga :