Pasca Mundur dari Afghanistan, AS Hadapi Ketidakpercayaan dari Sekutunya
Rabu, 22 September 2021 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai penarikan AS dari Afghanistan, jelas Fenton-Harvey, salah satu mitra Amerika yang dapat menghadapi konsekuensi langsung adalah Pakistan.
Washington sering mendorong Pakistan untuk berbuat lebih banyak untuk menengahi perjanjian damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan yang sekarang tergusur, meskipun Islamabad menegaskan bahwa ia telah kehabisan pengaruhnya atas Taliban. Keretakan tampaknya meningkat sebelum penarikan penuh Washington.
Baca: Putin: AS dan NATO Harus Bertanggung Jawab atas Rekonstruksi Afghanistan
Lebih jauh lagi, sementara NATO telah menyatakan bahwa Pakistan memiliki “tanggung jawab khusus” untuk memastikan bahwa Taliban memenuhi komitmen internasionalnya, Menteri HAM Pakistan, Shireen Mazari menjawab bahwa negaranya tidak akan lagi menjadi kambing hitam atas kegagalan orang lain.
"Dengan sentimen yang memburuk antara AS dan Pakistan atas masa depan politik Afghanistan, Islamabad mungkin merasa semakin terasing oleh Washington, menjadi contoh peringatan tentang bagaimana sekutu Amerika mungkin merasa ditinggalkan," ujarnya.
Washington sering mendorong Pakistan untuk berbuat lebih banyak untuk menengahi perjanjian damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan yang sekarang tergusur, meskipun Islamabad menegaskan bahwa ia telah kehabisan pengaruhnya atas Taliban. Keretakan tampaknya meningkat sebelum penarikan penuh Washington.
Baca: Putin: AS dan NATO Harus Bertanggung Jawab atas Rekonstruksi Afghanistan
Lebih jauh lagi, sementara NATO telah menyatakan bahwa Pakistan memiliki “tanggung jawab khusus” untuk memastikan bahwa Taliban memenuhi komitmen internasionalnya, Menteri HAM Pakistan, Shireen Mazari menjawab bahwa negaranya tidak akan lagi menjadi kambing hitam atas kegagalan orang lain.
"Dengan sentimen yang memburuk antara AS dan Pakistan atas masa depan politik Afghanistan, Islamabad mungkin merasa semakin terasing oleh Washington, menjadi contoh peringatan tentang bagaimana sekutu Amerika mungkin merasa ditinggalkan," ujarnya.
Lihat Juga :