Iran Sangkal Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya dengan Senjata Canggih Mossad
Senin, 20 September 2021 - 10:54 WIB
loading...
Para anggota pasukan Iran saat membawa peti jenazah ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh untuk dimakamkan di Teheran, 30 November 2020. Foto/Kementerian Pertahanan Iran/WANA via REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Iran membantah laporan New York Times yang merinci bagaimana Mossad membunuh ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh dibunuh dengan robot pembunuh berteknologi artificial intelligence (AI).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam konferensi pers hari Minggu (19/9/2021) mengatakan laporan media Amerika Serikat (AS) itu tak sesuai dengan rincian yang dimiliki intelijen Teheran.
Baca juga: Canggihnya Mossad Bunuh Ilmuwan Nuklir dengan Robot Pembunuh AI
Fakhrizadeh dibunuh di pinggiran Teheran pada 26 November 2020. Menurut laporan New York Times, pembunuhan itu dilakukan oleh Mossad, badan intelijen Israel untuk operasi di luar negeri.
Menurut laporan itu, senjata yang membunuh sang ilmuwan adalah senapan mesin FN MAG buatan Belgia yang dimodifikasi yang dipasang pada robot dan ditenagai oleh artificial intelligence atau kecerdasan buatan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam konferensi pers hari Minggu (19/9/2021) mengatakan laporan media Amerika Serikat (AS) itu tak sesuai dengan rincian yang dimiliki intelijen Teheran.
Baca juga: Canggihnya Mossad Bunuh Ilmuwan Nuklir dengan Robot Pembunuh AI
Fakhrizadeh dibunuh di pinggiran Teheran pada 26 November 2020. Menurut laporan New York Times, pembunuhan itu dilakukan oleh Mossad, badan intelijen Israel untuk operasi di luar negeri.
Menurut laporan itu, senjata yang membunuh sang ilmuwan adalah senapan mesin FN MAG buatan Belgia yang dimodifikasi yang dipasang pada robot dan ditenagai oleh artificial intelligence atau kecerdasan buatan.
Lihat Juga :