Sejarawan: Israel Harus Berhenti Bersikap sebagai Korban

Minggu, 19 September 2021 - 23:59 WIB
loading...
Sejarawan: Israel Harus...
Ilustrasi
A A A
YERUSALEM - Seorang sejarawan yang berbasis di Kanada mengatakan, Israel adalah pihak yang lebih kuat dalam perselisihan dengan Palestina . Karenanya, Israel harus berhenti bersikap sebagai korban. Selama ini, Israel selalu menggunakan narasi membela diri dalam setiap serangan yang dilancarkan ke Gaza.

Protes terhadap penggusuran warga Palestina yang direncanakan di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur berubah menjadi kekerasan setelah penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh pasukan keamanan Israel pada Mei silam. Insiden ini menyebabkan sejumlah orang terluka.

Baca: Israel Gagalkan Upaya Penyelundupan Senjata dari Yordania

Situasi meningkat sejak tentara Israel mulai melakukan serangan udara ke Jalur Gaza. Lebih dari 100 warga Palestina telah tewas akibat serangan itu, termasuk anak-anak dan wanita.

"Pesan saya kepada pihak yang lebih kuat, yaitu Israel dalam kasus ini, adalah bahwa mereka harus merevisi narasi mereka," ucap Yakov Rabkin, seorang profesor sejarah di Universitas Montreal di Kanada, Jumat (17/9).

"Jadi, saya pikir itu untuk partai yang kuat. Saya berkata, berhenti berpikir bahwa Anda adalah korban. Anda bukan korban dalam kasus ini. Anda adalah pelakunya," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Baca: Polisi Israel Siksa dan Lecehkan Napi Palestina yang Sempat Kabur

Rabkin mengatakan, Israel wajib berperilaku sesuai dengan norma internasional. “Ada mesin militer yang sangat canggih yang menyerang penduduk sipil. Saya pikir itu memenuhi syarat sebagai kejahatan perang,” kata Rabkin.

Dia juga menolak penggunaan istilah "konflik" untuk menggambarkan kekerasan antara Israel dan Palestina, dengan mengatakan itu tidak berlaku karena Israel memiliki kekuatan yang tidak proporsional.

"Karena kita pada dasarnya berbicara tentang penduduk sipil yang menghadapi salah satu mesin militer paling canggih di kawasan ini, yang paling canggih, tanpa pelanggaran apa pun," kata Rabkin.

Baca: Jika AS Setuju, Arab Saudi Segera Beli Sistem Pertahanan Rudal Israel

Terkait kebijakan lama Amerika Serikat (AS) dalam melindungi Israel dari kritik dan kecaman internasional di PBB, Rabkin menuturkan bahwa ada konsensus tak terucapkan bahwa Israel harus menikmati impunitas yang luar biasa.

“Dan, apa yang dilakukan Israel, di satu sisi, tidak jauh berbeda dari apa yang telah dilakukan Amerika Serikat di berbagai belahan dunia. Jadi, ada kesamaan tertentu. Saya tidak akan menyalahkan (Presiden AS Joe) Biden atau pemerintahannya. Mereka mengikuti jejak semua pemerintahan sebelumnya,” tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved