Ngambek, Prancis Batalkan Perayaan Hubungan dengan AS

Jum'at, 17 September 2021 - 05:19 WIB
loading...
A A A
Pejabat yang menolak disebutkan namanya itu mengatakan tindakan Amerika merusak kepercayaan antara kedua sekutu dan memvalidasi keyakinan Presiden Emmanuel Macron dan pejabat tinggi Prancis lainnya bahwa Amerika tidak lagi menjadi mitra yang dapat diandalkan. Keyakinan yang telah muncul selama empat tahun Donald Trump menjabat.

Para pejabat Prancis mengatakan bahwa langkah Biden pada kesepakatan kapal selam, bersama dengan kurangnya konsultasi tentang penarikan dari Afghanistan, akan mempercepat langkah Prancis menuju kedaulatan Eropa yang tidak terlalu bergantung pada Amerika Serikat di masa depan.

Baca juga: Australia Bangun Kapal Selam Nuklir, Prancis dan China Beri Respons Keras

Gala pada hari Jumat seharusnya menjadi perayaan aliansi AS-Prancis, dengan para diplomat, pelobi, jurnalis, dan lainnya diundang untuk berbaur bersama. Tetapi pejabat Prancis itu mengatakan bahwa akan "konyol" untuk melanjutkan acara tersebut setelah kesepakatan Biden, seolah-olah segala sesuatu di antara kedua negara itu bahagia.

Seorang pejabat AS mengakui bahwa pemerintah Amerika tidak memberi tahu Prancis tentang kesepakatan itu sebelum diumumkan karena mereka tahu mereka tidak akan menyukainya. Pejabat itu, yang meminta anonimitas karena dia tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang diskusi tersebut, mengatakan pemerintah Biden memutuskan bahwa terserah Australia untuk memberi tahu Prancis karena merekalah yang memiliki kontrak. Pejabat itu mengakui bahwa Prancis berhak untuk kesal dan bahwa keputusan itu kemungkinan akan memicu keinginan kemerdekaan pertahanan Prancis yang berkelanjutan untuk UE.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved