AS Kecam Peluncuran Rudal Korut, Serukan Kembali ke Meja Dialog

Kamis, 16 September 2021 - 17:25 WIB
loading...
AS Kecam Peluncuran...
Amerika Serikat (AS) mengutuk peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara (Korut) dan menyerukan Pyongyang untuk kembali ke meja dialog. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengutuk peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara (Korut) dan menyerukan Pyongyang untuk kembali ke meja dialog. Korut melakukan dua peluncuran rudal balistik dalam sepekan terakhir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, Amerika mengutuk peluncuran rudal Korut mencatat peluncuran rudal ini melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

Sementara itu, Price mengatakan Washington masih berkomitmen melakukan pendekatan diplomatik ke Pyongyang untuk mengejar denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Kami menyerukan Korut untuk terlibat dalam dialog yang bermakna dan substantif dengan kami. Kami sudah sangat jelas dalam pesan yang kami sampaikan kepada Korut bahwa kami siap untuk terlibat dalam dialog itu,” kata Price, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (16/9/2021).

Price juga menegaskan kembali bahwa komitmen AS terhadap sekutu regional sangat kuat. Baca juga: Kutuk Peluncurkan Rudal Balistik, PM Jepang Sebut Korut Keterlaluan

Pemerintahan Joe Biden telah berulang kali menyarankan bahwa mereka berusaha untuk terlibat dengan Pyongyang atas masalah denuklirisasi tetapi tidak menunjukkan kesediaan untuk meringankan sanksi.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan bahwa Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke perairan timur. Baca juga: Semenanjung Korea Memanas, Rusia Serukan Korut dan Korsel Menahan Diri

Peluncuran rudal itu dilakukan dua hari setelah Pyongyang mengatakan pihaknya berhasil melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh jenis baru pada pekan lalu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved