Taliban Berkuasa, Tim Sepak Bola Wanita Afghanistan Kabur ke Pakistan

Kamis, 16 September 2021 - 03:19 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat senior Taliban mengatakan kepada media Australia bahwa “tidak perlu” bagi perempuan untuk bermain dalam setiap cabang olahraga.

Tetapi pada hari Selasa, Bashir Ahmad Rustamzai, direktur jenderal baru Afghanistan untuk olahraga, mengatakan para pemimpin tingkat atas Taliban masih akan memutuskan hal itu dalam waktu dekat.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan adalah mantan bintang kriket internasional dan pahlawan olahraga di kalangan orang Pakistan.

Puluhan ribu warga Afghanistan telah meninggalkan negara itu sejak Taliban merebut kekuasaan, karena takut akan serangan balasan atau penindasan.

Pekan lalu, Taliban mengumumkan pemerintahan sementara Afghanistan. Semua kursi kabinet diisi laki-laki kelompok mereka yang pernah berkuasa tahun 1990-an dan mereka yang terlibat pertempuran 20 tahun melawan koalisi NATO pimpinan Amerika Serikat.

Langkah itu tidak mungkin memenangkan dukungan internasional yang sangat dibutuhkan para pemimpin baru untuk menghindari krisis ekonomi dan kemanusiaan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved