Hidup 41 Tahun di Hutan Vietnam, Tarzan di Kehidupan Nyata Meninggal

Selasa, 14 September 2021 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Teman Ho Van Lang, Alvaro Cerezo, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada MercuryPress bahwa semua jebakan "kehidupan modern" kemungkinan telah menimpanya, seperti makanan olahan yang sarat bahan kimia.

"Saya sangat sedih melihatnya pergi, tetapi bagi saya, kematiannya juga merupakan pembebasan karena saya tahu dia menderita dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

Cerezo memberikan penghormatan kepada mendiang temannya. "Dia adalah manusia yang menawan, untuk melupakannya tidak mungkin, saya akan merindukannya setiap hari," ujarnya.

Keluarga Ho Van Lang menjalani kehidupan konvensional di Tra Kem sebelum mereka melarikan diri ke hutan. Akhirnya, mereka belajar untuk mencari makan dan berburu, bercocok tanam dan membangun tempat berlindung di alam, dan menelanjangi diri, hanya mengenakan celana dalam untuk menutupi tubuh mereka.

Selama 41 tahun, mereka hidup sebagai "manusia hutan" sampai sebuah kelompok yang berjalan melalui hutan belantara melihat Lang dan Thanh, tampaknya dalam kesulitan. Sebuah tim penyelamat disiagakan dan melacak mereka pada Agustus 2013.

Sang ayah telah mempertahankan beberapa keterampilan bahasanya, sementara Lang hanya dapat berbicara beberapa kata dari bahasa Cor, bahasa regional.

Kepulangan singkat Ho Van Lang ke rumah masa kecilnya di hutan Tra Bong menjadi berita utama pada tahun 2016. Cerezo, seorang penjelajah dan pengusaha, berkemah di sana bersama Ho Van Lang selama lima hari pada saat itu dengan harapan belajar dari ahli bertahan hidup. Keduanya tetap berhubungan setelah waktu itu bersama, karena Cerezo mendokumentasikan banyak pasang surut Ho Van Lang selama penyesuaian kembali dengan masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Daftar Pemain Timnas...
Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved