Aktivis Anti Vaksin Israel Meninggal karena COVID-19
Selasa, 14 September 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak pernah merasa seperti ini dalam hidup saya," katanya kepada para pengikutnya.
"Saya berjuang selama seminggu ini seolah-olah tidak ada yang terjadi, tetapi hari ini saya tidak bisa lagi bernapas dan pergi ke penyedia layanan kesehatan saya dan dari sana saya dibawa ke Rumah Sakit Wolfson,” sambungnya.
"Jika sesuatu terjadi pada saya - Anda tahu itu adalah upaya untuk membunuh saya," serunya.
Baca juga: PM Inggris Batalkan Penerapan Paspor Vaksin
Kondisi Shaulian terus memburuk di hari-hari berikutnya. Postingan terakhirnya pada hari Sabtu hanya berupa teks karena dia sudah tidak dapat berbicara dan merespons orang lain.
Aktivis itu bertahan sampai akhir, menulis: “Green Pass tidak akan diterima di Israel. Tidak ada hubungannya dengan virus Corona. Tidak ada hubungannya dengan vaksin. Ini ada hubungannya dengan paksaan.”
Namun, dia tidak mengulangi klaim keracunannya dalam pesan itu.
"Saya berjuang selama seminggu ini seolah-olah tidak ada yang terjadi, tetapi hari ini saya tidak bisa lagi bernapas dan pergi ke penyedia layanan kesehatan saya dan dari sana saya dibawa ke Rumah Sakit Wolfson,” sambungnya.
"Jika sesuatu terjadi pada saya - Anda tahu itu adalah upaya untuk membunuh saya," serunya.
Baca juga: PM Inggris Batalkan Penerapan Paspor Vaksin
Kondisi Shaulian terus memburuk di hari-hari berikutnya. Postingan terakhirnya pada hari Sabtu hanya berupa teks karena dia sudah tidak dapat berbicara dan merespons orang lain.
Aktivis itu bertahan sampai akhir, menulis: “Green Pass tidak akan diterima di Israel. Tidak ada hubungannya dengan virus Corona. Tidak ada hubungannya dengan vaksin. Ini ada hubungannya dengan paksaan.”
Namun, dia tidak mengulangi klaim keracunannya dalam pesan itu.
Lihat Juga :