Aktivitas Nuklir Korut Bikin Bos IAEA Prihatin

Selasa, 14 September 2021 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Pengayaan sentrifugal adalah proses fisik untuk memusatkan satu isotop dalam uranium — U-235, jenis uranium fisil utama — relatif terhadap yang lain. Isotipe ini digunakan dalam proses fisi untuk menghasilkan energi di pembangkit listrik tenaga nuklir dan senjata nuklir.

Selain Yongbyon, IAEA mengamati tanda-tanda berlanjutnya kegiatan konstruksi internal di reaktor air ringan yang sedang dibangun di kompleks nuklir Kangson di luar Pyongyang, di mana Korut dicurigai melakukan pengayaan uranium.

"Indikasi baru pengoperasian reaktor (5 megawatt) dan Laboratorium Radiokimia sangat meresahkan," kata Grossi.

Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Jelajah Strategis, AS Sebut Ancaman

“Saya menyerukan (Korea Utara) untuk sepenuhnya mematuhi kewajibannya berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, untuk segera bekerja sama dengan Badan tersebut dalam implementasi penuh dan efektif dari Perjanjian Perlindungan (Perjanjian Non-Proliferasi) dan untuk menyelesaikan semua masalah yang belum terselesaikan, terutama yang muncul selama ketidakhadiran inspektur Badan dari negara tersebut,” imbuhnya seperti dikutip dari Koreajoongangdaily, Selasa (14/9/2021).

Pusat Penelitian Ilmiah Nuklir Yongbyon, yang terletak 100 kilometer (62 mil) utara ibukota Pyongyang, adalah fasilitas nuklir terbesar dan paling terkenal di Korut. Fasilitas ini bertanggung jawab untuk memproduksi bahan fisil yang digunakan dalam enam uji coba nuklir rezim tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Pendiri SoftBank Masayoshi...
Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Rekomendasi
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved