BBM Iran Tiba di Lebanon Kamis setelah Mampir Suriah

Selasa, 14 September 2021 - 11:42 WIB
loading...
BBM Iran Tiba di Lebanon...
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan pengiriman pertama bahan bakar minyak (BBM) Iran akan tiba Kamis (16/9/2021) di Lebanon.

Kedatangan BBM itu akan membantu meringankan krisis bahan bakar yang mengerikan di negara tersebut.

Lebanon menghadapi salah satu krisis ekonomi terburuk, dengan lebih dari tiga dari empat orang dianggap berada di bawah garis kemiskinan.

Baca juga: Hendak Kalahkan Hamas, Israel Usulkan Rencana Ekonomi untuk Keamanan Gaza

Aliran listrik hanya tersedia beberapa jam sehari, sementara kekurangan bensin, roti, dan obat-obatan menambah kekacauan di penjuru negeri.

Baca juga: Taliban Temukan 18 Batang Emas dan Uang Rp93 Miliar di Rumah Mantan Wapres Saleh

Bulan lalu, Nasrallah mengumumkan kapal bermuatan bahan bakar minyak untuk Lebanon akan berangkat dari Iran, yang melawan sanksi AS terhadap Teheran.

Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan

Pada saat itu dia tidak mengatakan ke mana kapal itu menuju atau bagaimana bahan bakar akan mencapai Lebanon, tetapi dia bersikeras bahwa kapal yang lain akan mengikuti.

Pada Senin (13/9/2021), Nasrallah mengatakan dalam pidato televisi bahwa kapal pertama bermuatan bahan bakar telah mencapai pelabuhan Banias di Suriah, di mana BBM sedang dibongkar.

“Diharapkan pengangkutan bahan bakar akan dimulai pada Kamis,” papar dia, seraya menambahkan BBM akan dibawa melalui darat ke wilayah Baalbek, di Lembah Bekaa, Lebanon, tempat BBM itu akan disimpan sebelum didistribusikan.

Dia juga berterima kasih kepada sekutu regional kelompok lainnya, Suriah, karena menerima bahan bakar minyak Iran dan menyediakan truk untuk mengangkutnya ke Lebanon.

Nasrallah mengatakan pada Senin (13/9/2021) bahwa Hizbullah ingin mendistribusikan bahan bakar Iran secara gratis ke lembaga-lembaga seperti rumah sakit negara, panti jompo, panti asuhan dan Palang Merah.

Sisanya, lanjutnya, akan dijual “di bawah harga” ke toko roti, rumah sakit swasta, atau perusahaan yang menjalankan generator listrik swasta.

“Hizbullah tidak ingin membuat bisnis dari ini tetapi ingin membantu meringankan kesulitan rakyat,” ujar dia.

Hizbullah telah berjuang bersama pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam konflik Suriah. Hizbullah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh sebagian besar negara Barat.

Tetapi gerakan Syiah itu juga merupakan kekuatan politik utama di Lebanon dan satu-satunya kelompok yang mempertahankan persenjataannya setelah berakhirnya perang saudara 1975-1990 di negara itu.

Nasrallah berbicara beberapa jam setelah pemerintah Lebanon yang baru dibentuk mengadakan pertemuan pertamanya untuk membahas bagaimana mengatasi kesengsaraan negara itu.

Dia menyambut baik pembentukan pemerintahan baru setelah 13 bulan pertikaian politik dan mengatakan prioritasnya harus "meringankan penderitaan" rakyat Lebanon.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved