Tertunda Tiga Bulan, Sidang Kasus Korupsi Netanyahu Kembali Dilanjutkan

Selasa, 14 September 2021 - 05:28 WIB
loading...
Tertunda Tiga Bulan,...
Persidangan kasus korupsi mantan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali dilanjutkan setelah tertunda tiga bulan. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Persidangan kasus korupsi mantan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali dilanjutkan setelah tertunda tiga bulan. Selain korupsi, Netanyahu juga terjerat kasus suap dan penyalahgunaan kekuasan.

Sidang tersebut adalah yang pertama diadakan sejak Netanyahu menjadi pemimpin oposisi dan yang kelima sejak penasihat hukum pemerintah, Avichai Mandelblit, mengajukan dakwaan terhadapnya pada Januari 2020.

Sesi persidangan pertama dan kedua Netanyahu diadakan pada bulan Mei dan Juli 2020. Sesi ketiga dan keempatnya diadakan pada bulan April dan Juni tahun ini. Baca juga: Netanyahu Desak Trump Serang Iran setelah Kalah Pemilu Presiden Amerika Serikat

Jeda tiga bulan dalam persidangan datang menyusul permintaan jaksa untuk lebih banyak waktu untuk menyerahkan semua bahan yang diperlukan.

Menurut laporan Times of Israel, pengadilan sesi terbaru akan mendengarkan kesaksian mantan CEO situs berita Walla Israel, Ilan Yeshua.

“Yeshua adalah saksi utama dalam Kasus 4.000, di mana Netanyahu diduga telah menyalahgunakan kekuasaannya ketika ia menjabat sebagai perdana menteri dan menteri komunikasi dari 2014 hingga 2017,” bunyi laporan Times of Israel, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (14/9/2021).

Netanyahu dituduh menggunakan posisinya untuk secara tidak sah menguntungkan kepentingan bisnis Shaul Elovitch, pemegang saham pengendali perusahaan telekomunikasi Bezeq. Baca juga: Menteri Zionis: Israel dan Arab Saudi Kerjasama Melawan Iran

Sebagai gantinya, Elovitch diduga memberi Netanyahu dan keluarganya liputan positif di situs web berita Walla milik Elovitch. Ini termasuk mengizinkan rekanan dan anggota keluarga Netanyahu untuk mendikte konten editorial dan kebijakan secara teratur.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved