Ada Sekolah RI di Ujung Utara Argentina, Namanya Escuela de la Republica de Indonesia
Sabtu, 11 September 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Padre Amans Laka juga termasuk tokoh yang berjasa mengembangkan sekolah EFA Santo Arnoldus Janssen, sebuah sekolah berasrama yang mengajarkan berbagai kejuruan dibidang pertanian dan peternakan. Nama Amans Laka kemudian diresmikan sebagai salah satu nama jalan di Kota Puerto Esperanza.
![Ada Sekolah RI di Ujung Utara Argentina, Namanya Escuela de la Republica de Indonesia]()
Mewakili Pemerintah Republik Indonesia, KBRI Buenos Aires menyumbangkan dua set angklung lengkap dan mendatangkan pelatih angklung, Rudi Henryadi, untuk memberikan pelatihan singkat kepada para murid mengenai bagaimana memainkan alat musik tersebut. Untuk lebih mempererat hubungan dan meningkatkan pengetahuan tentang Indonesia, KBRI juga memberikan bendera dan lukisan batik peta Indonesia.
Baca juga: Presiden Ukraina Sebut Perang Habis-habisan dengan Rusia Mungkin Terjadi
Wali Kota Alfredo Gruber merasa sangat bangga menerima kunjungan Dubes Niniek dan menyampaikan bahwa Padre Amans Laka telah memberikan kontribusi yang besar untuk Kota Puerto Esperanza, dan oleh karena itu, kota tersebut akan selalu menjadi sahabat bagi Indonesia.
Menurut Dubes Niniek, kiprah 57 orang misionaris Indonesia yang bekerja di Argentina dan mendedikasikan hidupnya selama sejak puluhan tahun lalu merupakan bagian penting wajah persahabatan Indonesia dan Argentina.
“Misionaris diaspora Indonesia ini adalah pelaku diplomasi yang berperan besar dalam mengenalkan Indonesia secara lebih nyata di komunitas tempat mereka ditugaskan,” kata Dubes Niniek dalam pernyataan pers KBRI Buenos Aires kepada SINDOnews.com, Sabtu (11/9/2021).
Suara lantang murid kelas satu SD menjelaskan tentang Indonesia dan falsafah Pancasila menjadi bukti sekolah Indonesia di ujung utara Argentina ini telah sukses menjadi aset diplomasi yang berharga bagi Indonesia dalam memajukan hubungan persahabatan kedua negara.

Mewakili Pemerintah Republik Indonesia, KBRI Buenos Aires menyumbangkan dua set angklung lengkap dan mendatangkan pelatih angklung, Rudi Henryadi, untuk memberikan pelatihan singkat kepada para murid mengenai bagaimana memainkan alat musik tersebut. Untuk lebih mempererat hubungan dan meningkatkan pengetahuan tentang Indonesia, KBRI juga memberikan bendera dan lukisan batik peta Indonesia.
Baca juga: Presiden Ukraina Sebut Perang Habis-habisan dengan Rusia Mungkin Terjadi
Wali Kota Alfredo Gruber merasa sangat bangga menerima kunjungan Dubes Niniek dan menyampaikan bahwa Padre Amans Laka telah memberikan kontribusi yang besar untuk Kota Puerto Esperanza, dan oleh karena itu, kota tersebut akan selalu menjadi sahabat bagi Indonesia.
Menurut Dubes Niniek, kiprah 57 orang misionaris Indonesia yang bekerja di Argentina dan mendedikasikan hidupnya selama sejak puluhan tahun lalu merupakan bagian penting wajah persahabatan Indonesia dan Argentina.
“Misionaris diaspora Indonesia ini adalah pelaku diplomasi yang berperan besar dalam mengenalkan Indonesia secara lebih nyata di komunitas tempat mereka ditugaskan,” kata Dubes Niniek dalam pernyataan pers KBRI Buenos Aires kepada SINDOnews.com, Sabtu (11/9/2021).
Suara lantang murid kelas satu SD menjelaskan tentang Indonesia dan falsafah Pancasila menjadi bukti sekolah Indonesia di ujung utara Argentina ini telah sukses menjadi aset diplomasi yang berharga bagi Indonesia dalam memajukan hubungan persahabatan kedua negara.
(min)
Lihat Juga :