Pasukan Khusus Taliban 'Badri 313': Pakai Nama Perang Nabi Muhammad, Senjatanya Buatan AS

Jum'at, 10 September 2021 - 16:29 WIB
loading...
A A A
"Seseorang harus telah melakukan tindakan khusus yang dirancang untuk perintah ini sebelum dipilih untuk pelatihan," lanjut Badry.

Adapun pelaku bom bunuh diri, dia dan sesama tentara papan atas, Kari Omadi Abdullah, 26, sependapat bahwa mereka kewalahan dengan orang-orang yang ingin dipilih sebagai kader "terhormat" itu.

“Ini bukan tentang memilih dalam kasus ini. Ini tentang semangat,” kata Badry dengan antusias.

"Ada beberapa petempur yang bahkan datang kepada kami menangis dan memohon, bertanya mengapa kami tidak memilih mereka untuk regu bunuh diri.”

Para pria dari pasukan khusus itu mengatakan bahwa pelatihan berlangsung antara 40 hari hingga enam bulan, tergantung pada misi, dan melibatkan pekerjaan taktis intensif dan studi agama.

Para ahli mengatakan sebagian besar rekrutan berasal dari keluarga miskin dan sebagian besar tidak berpendidikan. Lainnya ditangkap oleh pasukan intelijen Afghanistan sebelum mereka dapat melakukan serangan.

Para rekrutan sebelumnya mengatakan bahwa program pelatihan mereka memerlukan penggunaan tangan yang panjang melalui lereng gunung, tetapi sebagian besar berasal dari persiapan spiritual dan komitmen yang tidak terkendali untuk tujuan tersebut.

Seorang pembom bunuh diri terlatih dari brigade "Badri 313" mengaku pernah diperintahkan untuk menyerang Kedutaan Besar Jerman di kota utara Mazar-e-Sharif pada akhir 2016 ketika usianya saat itu baru 17 tahun. Namun, dia saat itu pingsan dan tidak bisa melakukannya.

Ada juga personel di tim penyerang yang mengaku telah membunuh sekitar enam orang dan melukai lebih dari 100 orang. Dia mengatakan pernah dilatih di dekat perbatasan Pakistan. Minggu-minggu pertama melibatkan ajaran Islam yang berat, diikuti dengan senjata dan latihan fisik.

Nama pasukan khusus yang beroperasi dari bekas gedung TK di Kabul itu diambil dari nama Perang Badar sekitar 1.400 tahun yang lalu sebagai bentuk penghormatan. Menurut mereka, 313 orang tentara Nabi Muhammad mencatatkan kemenangan militer melawan pasukan Quraisy yang jauh lebih besar dalam Perang Badar.

Pasukan khusus itu juga dilaporkan terkait erat dengan Jaringan Haqqani, yang bersekutu dengan al-Qaeda. Terlebih lagi, Jaringan Haqqani telah lama mendukung kemenangan “Tentara Badri”, menunjukkan bahwa semuanya sama.

Diperkirakan jumlah anggota pasukan khusus itu mencapai ratusan orang, dari milisi yang sangat terlatih hingga ahli dalam pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved