Diawasi Kim Jong-un, Parade Militer Korut Pakai Jas Hazmat dan Tanpa Senjata Nuklir

Kamis, 09 September 2021 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Taliban Umumkan Kabinet Afghanistan, PM-nya Dicap Teroris oleh PBB

Di tengah kebuntuan dalam diplomasi dengan AS, Kim Jong-un dan saudara perempuannya yang kuat, Kim Yo-jong, telah menekankan bahwa Korea Utara akan meningkatkan kemampuan pencegahan dan serangan pendahuluan nuklirnya sambil menuntut agar Washington meninggalkan kebijakan "bermusuhan"—sebuah referensi untuk kebijakan AS dalam mempertahankan sanksinya dan menolak untuk menerima Korea Utara sebagai kekuatan nuklir.

Para ahli mengatakan Kim Jong-un mungkin menghadapi momen terberatnya ketika dia mendekati satu dekade pemerintahan, dengan Korea Utara mempertahankan penguncian perbatasan tanpa batas waktu untuk mencegah virus corona dan tidak ada akhir yang terlihat dari sanksi internasional.

Bulan lalu, Kim Yo-jong memarahi AS dan Korea Selatan karena melanjutkan latihan militer gabungan mereka, yang katanya adalah "ekspresi paling jelas dari kebijakan bermusuhan AS".

Dia dan pejabat senior Korea Utara lainnya mengancam tindakan balasan yang tidak ditentukan yang akan membuat sekutu menghadapi “krisis keamanan”.

Sebaliknya, pihak sekutu mengatakan latihan itu bersifat defensif, tetapi mereka telah membatalkan atau menguranginya dalam beberapa tahun terakhir untuk menciptakan ruang bagi diplomasi atau sebagai respons terhadap COVID-19.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved