Ketakutan dengan Taliban, 400 Tentara Pasukan Khusus Afghanistan Bersembunyi

Kamis, 09 September 2021 - 11:59 WIB
loading...
A A A
Tapi dia sangat khawatir untuk pasukan komando Afghanistan dari CF-333.

"Taliban akan melihat mereka sebagai ancaman bagi rezim mereka dalam waktu dekat dan kemudian mereka akan diburu dan dibunuh," kata Rafi.

Mengingat kontak yang dia lakukan dengan mereka yang bersembunyi, dia berkata: "Setiap pesan yang saya terima adalah: 'Kami akan dibunuh, kami hidup dalam persembunyian, kami tidak berada di desa kami, kami tidak berada di rumah kami'.

"Salah satu pria itu mengatakan dalam dua minggu terakhir 'Saya telah berpindah-pindah kerabat dan keluarga yang berbeda'."

Selain hidup dalam ketakutan akan Taliban, banyak dari mereka juga tidak memiliki pekerjaan, yang berarti semakin sulit untuk memberi makan keluarga mereka.

"Salah satu penerjemah menjual sepedanya untuk mendapatkan makanan untuk keluarga selama beberapa hari. Begitulah situasinya," kata Rafi.

Ditanya tentang nasib mereka yang ditinggalkan Inggris, juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan: "Kami akan terus melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung mereka yang telah mendukung kami, dan komitmen kami kepada mereka yang memenuhi syarat untuk relokasi."

"Skema ARAP [Kebijakan Relokasi dan Bantuan Afghanistan] tetap terbuka untuk aplikasi dan kami akan terus mendukung mereka yang memenuhi syarat," kata kementerian tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved